Berita Badung

Made Oka Curiga Tamu di Kamar Vila di Canggu, Ditemukan Jenazah Tanpa Busana dengan 20 Luka Sayat

Made Oka Curiga Tamu di Kamar Vila di Canggu, Ditemukan Jenazah Tanpa Busana dengan 20 Luka Sayat

|
istimewa
Made Oka Curiga Tamu di Kamar Vila di Canggu, Ditemukan Jenazah Tanpa Busana dengan 20 Luka Sayat 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Seorang Warga Negara Asing (WNA) AI (38) asal Prancis itu ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di sebuah vila di kawasan Kuta Utara, Badung Minggu 1 September 2024.

Kepada Polisi, salah satu pegawai vila, Made Donisius Rai Oka (38) mengatakan kejadian itu diketahui pada Minggu 1 September 2024.

Baca juga: Pengeroyokan Hingga Pembunuhan di Jalan Pattimura Badung, 1 Orang Tewas di Rumah Warga

Hari itu, WNA yang merupakan tamunya sudah harus check out. Namun tidak keluar-keluar dari kamar di vila tersebut.

"Saat mengingap WNA itu mengaku bernama Soso De Boche dan berasal dari Negara Italia.

Namun saat check in di vila tidak membawa Paspor atau identitas lainnya," jelasnya.

Diakui WNA yang gantung diri itu hanya menginap satu hari saja, mengingat datang pada Sabtu 31 Agustus 2024 lalu. 

Baca juga: KRONOLOGI Ketut Sudiasa Meninggal di Pura Lempuyang Luhur Karangasem, Tak Ada Riwayat Sakit Apapun

Saat itu Made Donisius mengaku terus menelpon ke kamar yang ditempati WNA tersebut.

Untuk memastikan kepada tamu vila tersebut apakah extension atau check out.

"Karena tidak ada jawaban, sehingga saya berinisiatif naik ke kamar yang ditempati di lantai 3 kamar nomor 301.

Saat itu kamar terkunci, sehingga saya meminjam kunci ke Staf Housekeeping," bebernya.

Saat kekamar WNA itu dirinya mengaku sudah mengetuk pintu sebanyak 3 kali karena tidak dibuka juga, lalu pihaknya membuka paksa, namun pintu kamar hanya bisa terbuka sedikit.

"Pintu sudah tidak dikunci, namun tidak bisa dibuka karena ada yang menghalangi didalam. Jadi saya menghubungi managemen untuk minta ijin masuk ke kamar 302 dan melihat kondisi dalam kamar 301," jelasnya.

Dia mengaku mendapatkan izin dari tamu yang menginap di kamar 302  sehingga melihat dari balkon kamar vila 302 yang ada disebelah timur.

Diakui saat itu WNA tidak ditemukan jelas karena  tertutup oleh gorden.

Hanya saja pihaknya menemukan gumpalan darah yang kering di dekat pintu, hingga kejadian itu dilaporkan ke managemen dan meneruskan ke security untuk selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kuta Utara

Kasi Humas Polres Badung Ipda Putu Sukarma Senin 2 September 2024 tidak menampik hal tersebut.

Pihaknya mengaku dalam penanganan korban, pihak hotel memaksa membuka pintu kamar yang ditempati WNA itu.

Namun setelah dibuka ditemukan WNA gantung diri.

"Sepertinya WNA ini memang ingin bunuh diri, karena banyak luka sayat ditubuh yang ia lakukan," ucapnya. 

Diakui dari pemeriksaan luar kematian diperkirakan 8 - 16 jam lalu dan penyebab kematian bukan dari luka goresan dileher tapi karena gantung diri. 

"Jadi ada tiga sayatan di leher, tujuh sayatan di pergelangan tangan kiri dan sepuluh sayatan tipis di pergelangan kanan.  

Selain itu juga ada sayatan pada kiri dan betis kaki kiri," jelasnya.

Kasi Humas Polres Badung menambahkan saat ditemukan WNA dalam kondisi telanjang bulat, terdapat juga pisau, dan obat Lexomil 6Mg (obat kecemasan).

Lebih lanjut dijelaskan saat ini, jenasah WNA itu masih dilakukan pemeriksaan dan dibawa ke RSUP Sanglah. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved