Berita Gianyar
Arik Dipepet Laki-Laki Tak Dikenal hingga Tas Diambil, Korban Jambret Melapor ke Polsek Tampaksiring
Seorang pelaku jambret, Septi Yohanes (30) asal Bekasi diamankan Polsek Tampaksiring, Gianyar, Bali.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Arik Dipepet Laki-Laki Tak Dikenal hingga Tas Diambil, Korban Jambret Melapor ke Polsek Tampaksiring
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Seorang pelaku jambret, Septi Yohanes (30) asal Bekasi diamankan Polsek Tampaksiring, Gianyar, Bali.
Penangkapan ini atas kasus penjambretan yang dilakukan oleh pelaku, dengan korban Ni Kadek Arik Suarjani (23) asal Banjar Kelusu, Desa Pejeng Kelod, Tampaksiring.
Kapolsek Tampaksiring, AKP I Putu Agus Ady Wijaya, Jumat 13 September 2024 menjelaskan, kejadian ini terjadi pada Minggu 9 Juni 2024 sekitar pukul 21.00 Wita.
Baca juga: INCAR WNA! Yusuf Sudah Jambret 23 Turis Asing & Beraksi di 10 Lokasi, Incar Barang Mahal Korban
Saat itu korban pulang dari bekerja di Ubud.
Sekitar pukul 21.30 Wita korban tiba di Jalan Raya Kelusu, tepatnya di antara sebelah Utara Puri Agung Kelusu dan di sebelah selatan dokter praktik umum di Banjar Kelusu.
Di sana, lanjutnya, korban dipepet oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal.
Lelaki tersebut mengendarai sepeda motor Vario warna hitam, dengan ciri-ciri menggunakan baju kaos pendek warna putih, dan tidak menggunakan helm.
Baca juga: Sahrul Diringkus Usai Nyolong Motor di Pupuan Tabanan, Pernah Terlibat Kasus Jambret
"Orang tak dikenal itu mengambil tas selempang warna coklat muda milik korban yang ditaruh di depan motor atau di tempat pijakan kaki," ungkapnya.
Adapun isi tas tersebut, terdiri dari sebuah Hp Samsung A02, dompet warna hitam yang di dalamnya berisi kartu ATM BRI, BNI, BCA, NPWP, Kartu KIS, dan uang tunai sebesar Rp500 ribu.
Terdapat juga kwitansi pembayaran pelatihan LBK (pelatihan untuk bekerja di luar negeri), botol minuman, serta tempat nasi. Total kerugian korban sekitar Rp3 juta.
Baca juga: Antisipasi Pemalak dan Jambret di Gianyar, Polsek Ubud Patroli Dialogis di Pasar
AKP Agus Ady mengatakan, saat pelaku melakukan aksinya, korban kaget hingga kendaraannya tiba-tiba mati.
Ia baru bisa mengejar korban setelah yang bersangkutan berjarak sekitar 15 meter. Korban langsung mengejar pelaku yang mengarah ke utara.
Setibanya di tikungan warung depan Villa Depala, korban bertemu dua orang laki-laki sekampungnya.
Korban lantas menceritakan kejadian yang dialami, lalu merekapun mencari-cari keberadaan pelaku.
Baca juga: Dua Bule Spanyol Jadi Korban Jambret di Uluwatu, Begini Kronologi Kejadiannya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.