Pilkada Badung

3 Tema Besar Debat Pilkada Badung! Kedua Paslon Minta Tetap Tampil Berpasangan, KPU Atur Jadwal

Sesuai permintaan pasangan calon, dalam tiga kali debat nanti, mereka akan tetap tampil berpasangan. Saat ini KPU sedang mengatur jadwal debat itu.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra. 

TRIBUN-BALI.COM  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI merancang debat tiga kali untuk Pilkada Serentak 2024 di provinsi atau kabupaten dan kota masing-masing. KPU Badung pun mempersiapkan hal yang sama dengan tiga tema besar.

Sesuai permintaan pasangan calon, dalam tiga kali debat nanti, mereka akan tetap tampil berpasangan. Saat ini KPU sedang mengatur jadwal debat tersebut. Ketua KPU Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra belum mau mengungkap secara pasti tanggal pelaksanaan debat.

"Namun demikian pelaksanaan debat akan diatur setiap dua pekan sekali selama masa kampanye berlangsung. Kami sudah buatkan agenda debat sebanyak tiga kali dengan tanggalnya kami berikan selisih setiap dua pekan sekali," jelasnya, Kamis (26/9).

Baca juga: MAYAT Gung Balang dan Istri Masih di RSUP Prof Ngoerah Bali, Belum Ada Permintaan Visum dan Autopsi!

Baca juga: DIDUGA Dampak Gempa, Pipa Bocor Jalan Jebol, PDAM Badung Belum Perbaiki Kerusakan

Yusa Arsana menegaskan, dalam pelaksanaan debat, paslon akan tetap tampil berpasangan.  Hal ini, kata dia, merupakan permintaan pasangan calon keduanya. Jadi tak ada debat yang dipisah-pisah.

"Permintaan paslon dalam debat nanti tetap tampil berdua. Jadi tidak ada debat bupati saja atau debat wakil bupati saja, kemudian baru tampil bersama. Jadi tidak begitu dan tetap berpasangan," bebernya.

Ia mengatakan, kemungkinan akan ada giliran siapa yang akan berbicara lebih banyak. "Walaupun nanti yang lebih banyak kesempatan di debat pertama misalnya debat pertama bupati, kedua wakil bupati, baru ketiga kedua-duanya," jelasnya.

Apa ada hal khusus dalam debat Pilkada Badung nanti? Yusa Arsana berharap ada analisa yang tajam antara pasangan calon dan juga panelis mengenai permasalahan-permasalahan yang ada di Badung. Setidaknya ada tiga masalah besar yang akan dibahas yakni pariwisata berkelanjutan, sampah, dan kemacetan,.

"Yang menjadi pembahasan utama adalah pariwisata berkelanjutan berbasis budaya, dan yang akan kami coba sampaikan kepada panelis adalah persoalan macet, sampah, transportasi, pertanian dan ekosistem berkelanjutan, dan lainnya," kata dia.

"Salah satu permasalahan seperti penanganan sampah tampaknya Badung harus melakukan analisa yang tajam, baik dari panelis maupun dari paslon. Karena dilihat dari pengalaman saat TPA Suwung ditutup, warga kesulitan. Kami tunggu nanti pandangan dari paslon dan panelis," sambung dia.

Sebelumnya, anggota KPU RI, August Mellaz mengungkapkan debat Pilkada Serentak 2024 dilaksanakan maksimal tiga kali di provinsi atau kabupaten dan kota masing-masing. "Sebagaimana diatur dalam Pasal 19 dalam rancangan peraturan ini terkait debat publik atau debat terbuka dengan pasangan calon," kata dia.

"Dalam konteks, kalau keterangannya, debat kampanye pilkada paling banyak dilaksanakan sebanyak tiga kali. Debat diutamakan diselenggarakan di provinsi atau kabupaten kota masing-masing," ujar Mellaz beberapa waktu lalu. (gus)


Siapkan 15 Panelis

Ketua KPU Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra menjelaskan, pihaknya sedang menyiapkan sebanyak 15 panelis untuk tiga kali debat.

Setiap debat menghadirkan panelis berbeda termasuk moderator yang juga beda. Pejabat asal Kelurahan Jimbaran Kecamatan Kuta Selatan mengaku sudah menghubungi sejumlah universitas untuk persiapan debat ini.

"Kami sudah menghubungi beberapa universitas untuk kami mohonkan bisa menyiapkan nama-nama panelis dalam tiga kali debat.

Untuk satu kali debat sebanyak lima panelis. Jadi kami memerlukan 15 panelis karena tidak mungkin sama panelisnya di tiga debat itu. Kemudian moderator juga begitu. Jadi kami akan mencoba di tiga kali itu tim yang menjadi moderator orangnya berbeda," jelasnya. (gus)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved