Penemuan Jenazah di Buleleng

Jenazah Kakek Supatra Asal Buleleng Ditemukan Mengambang di Sungai, Diduga Pulang Saat Mabuk

Warga di Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali, dibuat heboh pada Senin (30/9/2024) pagi. Menyusul ditemukan jenazah seorang kakek

Istimewa
Polisi saat melakukan olah TKP pasca penemuan jenazah di sungai di Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali, Senin (30/9/2024) 

Jenazah Kakek Supatra Asal Buleleng Ditemukan Mengambang di Sungai, Diduga Pulang Dalam Kondisi Mabuk


TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Warga di Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali, dibuat heboh pada Senin (30/9/2024) pagi.

Menyusul ditemukan jenazah seorang kakek mengambang di sungai. 

Informasi yang dihimpun, identitas jenazah tersebut diketahui bernama Ketut Supatra (61) alias Nyangnyang.

Ia merupakan warga asal Banjar Banjar Dinas Pasek, Desa/Kecamatan Kubutambahan Buleleng. 

Baca juga: JENAZAH Gung Balang dan Istri Dalam Posisi Berpelukan, Kalimat Keramat Oknum Ormas ini Terbukti

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.

Dikatakan dia, jenazah pertama kali ditemukan oleh Gede Suparsa yang pagi itu, sekitar pukul 06.30 wita hendak ke sawah.

"Yang bersangkutan awalnya hendak ke sawah untuk buang sampah, dengan melewati sungai. Pada saat itulah ia mendapati ada jenazah tersangkut dan mengapung di pinggir sungai bagian selatan," ungkap Kasi Humas. 

Baca juga: Hasil Olah TKP, Polisi Sebut Ada Luka Tusuk Pada Jenazah Pentolan Ormas Gung Balang dan Istri

Lanjutnya, sesuai pengakuan Gede Suparsa, jenazah tersebut posisi kakinya menghadap ke timur, sedangkan kepala menghadap ke barat, dan posisi miring ke kanan.

Mengetahui hal tersebut, Gede Suparsa segera memberitahu ihwal penemuan jenazah ke warga sekitar yang sedang mencuci.

Dan selanjutnya melapor ke Kadus dan Polsek Kubutambahan. 

Baca juga: Tim Sar Evakuasi Jenazah di Jembatan Ayung, Saksi Mata: Ada Orang Melompat

Pihak kepolisian yang menerima laporan kejadian tersebut, selanjutnya segera mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan olah TKP.

Proses olah TKP dipimpin langsung oleh Kapolsek Kubutambahan AKP Kadek Robin Yohana. 

Dari hasil pemeriksaan tim medis terhadap jenazah, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun tanda yang mengarah pada kesengajaan mengakhiri hidup.

Baca juga: Jenazah Astiti Ditemukan di Jurang Sedalam 250M, Pendaki Terjatuh & Meninggal Dunia di Gunung Abang

Dari pemeriksaan itu pula, tim medis memperkirakan jika Ketut Supatra telah meninggal 3 hingga 4 jam sebelum ditemukan. 

"Sementara dari hasil pemeriksaan sidik jari korban oleh unit Inafis Polres Buleleng, diketahui identitas korban bernama Ketut Supatra," ungkapnya. 

Identitas korban juga dikonfirmasi oleh pihak keluarga bernama Gede Sandiardana, yang membenarkan jika korban merupakan kakeknya.

Selanjutnya jenazah korban pun dibawa ke rumah duka. 

Baca juga: Made Oka Curiga Tamu di Kamar Vila di Canggu, Ditemukan Jenazah Tanpa Busana dengan 20 Luka Sayat

AKP Diatmika menambahkan, polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Diketahui jika malam sebelum kejadian (Minggu, 29 September 2024), korban bersama tiga rekannya sempat mengkonsumsi miras jenis arak dan beer di rumah rekannya.

Hingga sekitar pukul 03.00 wita, salah satu rekan Ketut Supatra sempat mendapati lansia itu melintas menuju sungai. 

"Korban pada saat itu dalam keadaan mabuk menuju sungai. Sedangkan jalanan di sekitar dalam keadaan gelap atau tanpa penerangan. Sehingga korban diduga terpeleset jatuh ke sungai, dan menyebabkan korban meninggal dunia," tandasnya. (*)

 

Berita lainnya di Penemuan Jenazah di Bali

 

 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved