Politik Nasional
Dana Adat Prioritas Parta, Sudirta Soroti Bule Nakal,9 DPR RI & 4 DPD Dapil Bali Dilantik di Jakarta
Setelah dilantik menjadi anggota DPR RI untuk periode yang kedua, Parta menegaskan tetap akan memperjuangkan aspirasi Bali di pusat.
“Lama-lama karena merasa mengancam pekerjaan mereka. Kami khawatir ada resistensi terhadap kedatangan tamu. Ini mengancam pariwisata kalau ada gejala tidak menyukai tamu karena merampas pekerjaan yang dia punya seperti pertanian, kerajinan,” papar dia.
Terkait dengan masalah narkoba, Sudirta janji memperjuangkan agar pemakai narkoba direhabilitasi. Sedangkan yang dihukum berat adalah pengedar dan cukong atau bandar narkoba tersebut.
“Namun kenyataannya cukong jarang ketangkep, yang banyak ditangkap adalah pengguna, pemakai, dan mereka dihukum. Penjara jadi penuh, dan menimbulkan masalah baru. Jadi imigrasi dan narkoba hal yang menonjol dan harus ditangani. Tidak boleh ada toleransi terhadap aparat yang menyalahgunakan jabatan di bidang itu,” tegasnya.
Sudirta mengaku belum tahu komisi berapa yang akan didapatnya. Meskipun begitu, pihaknya mengaku siap ditempatkan di komisi berapapun. “Ini kan baru pelantikan. Nanti akan ada pembagian tugas dan pembidangan. Kita tidak bisa memilih, harus siap,” katanya.
Tak Kalah oleh Tambang
Sementara itu, Rai Mantra yang menjadi peraih suara tertinggi pada pemilihan DPD RI perwakilan Bali dengan perolehan 494.698 mengaku memberi atensi pada budaya. Kata dia, budaya adalah aset. Wali Kota Denpasar periode 2008-2021 mengatakan, budaya adalah bagian dari sumber daya. Bagi dia, budaya tak kalah dari pertambangan.
“Harapannya tentu dapat berbuat banyak hal baik untuk daerah pemilihan. Kami ingin budaya dapat dipandang sebagai sebuah modal atau aset. Budaya juga bagian dari sumber daya sama halnya seperti pertambangan,” kata Rai Mantra kepada Tribun Bali.
Kata dia, budaya merupakan investasi yang berkualitas yang dapat memperkaya kebudayaan itu sendiri. Ada proses pendalaman dari potensi yang ada. “Budaya ini nanti akan ada kaitannya dengan pendidikan, sosial, ekonomi,” tuturnya.
Dalam keberhasilannya terjun ke politik lagi, Rai Mantra menilai dukungan keluarga sangat penting saat menjalankan tugas sebagai anggota DPD. “Jadi kehadiran keluarga pada momen pelantikan menjadikan suntikan dan daya pacu dalam menjalan tugas-tugas, kerja-kerja sebagai DPD. Support keluarga sangat penting, untuk mendongkrak semangat,” paparnya.
Rai Mantra mengalahkan pesaingnya yakni Arya Wedakarna yang meraih 378.300 suara. Sebelumnya AWK merupakan peraih suara terbanyak. Posisi ketiga ditempati oleh Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik dengan 377.152 suara. Posisi keempat adalah I Komang Merta Jiwa yang meraih 363.440 suara. (sup)
Teriakan Uhuy Bersahutan
Ada momen unik saat pelantikan DPD RI. Teriakan 'uhuy' menggema di ruangan sidang paripurna Gedung Kura-kura. Teriakan uhuy bermula saat layar di dalam sidang paripurna pelantikan menampilkan Alfiansyah Bustami alias Komeng yang duduk di ruangan mengenakan jas hitam dan dasi merah. Sejumlah anggota dewan pun spontan meneriakkan uhuy.
Para anggota dewan itu juga tampak saling bersahutan meneriakkan uhuy. Komeng yang mendengar teriakkan uhuy yang saling bersahutan itu pun tersenyum tipis sambil melihat anggota dewan yang berteriak. Komeng menjadi salah satu dari 152 anggota DPD RI yang telah resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan.
Komeng memang menjadi salah satu daya tarik saat pelantikan. Sejumlah fans pun turut mendatangi pelantikan senator asal Jawa Barat tersebut. Para pendukung Komeng itu datang memakai batik dan tanpa memakai atribut apapun. Setelah acara pelantikan usai, mereka berebut untuk bisa mengabadikan momen foto bersama.
Tak hanya itu, sejumlah ajudan maupun keluarga anggota DPR/DPD/MPR RI turut ikut berdesakan berebut foto dan bersalaman Komeng. Banyak pendukung yang tersungkur lantaran saling dorong berebut foto. Melihat insiden itu, Komeng melontarkan celotehan. Ia meminta para pendukungnya untuk tidak saling dorong. "Eh jangan dorong-dorong emangnya gue mobil mogok," kata Komeng.
Jokowi Beri 2 Jempol untuk Prabowo, Presiden Sempat Batuk Saat Pidato APBN 2026 |
![]() |
---|
HASTO Peluk Cium Istri Usai Vonis 3,5 Tahun, Terbukti Sediakan Rp 400 Juta untuk Suap Komisioner KPU |
![]() |
---|
JOKOWI Dicecar 22 Pertanyaan, Diperiksa 1 Jam Terkait Kasus Ijazah Palsu |
![]() |
---|
MEGAWATI Ingatkan Kepala Daerah Kader PDIP, Waspada Terjerat Kasus Hukum, Koster-Giri Go to Jakarta |
![]() |
---|
TITAH Megawati, Kepala Daerah PDIP Ikuti Retreat Gelombang II, Koster & 8 Bupati/Walikota dari Bali |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.