Viral Bali

Viral Bali: Korban Penikaman di Buleleng & Dugaan Perselingkuhan, Mahasiswi Tewas Kecelakaan

Berikut berita Viral Bali sepanjang beberapa hari terakhir mulai korban kasus penikaman dengan pedang tewas yang diduga bermotif perselingkuhan di

Tribun Bali/DwiS
ilustrasi penusukan. Viral Bali: Korban Penikaman di Buleleng & Dugaan Perselingkuhan, Mahasiswi Tewas Kecelakaan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Berikut berita Viral Bali sepanjang beberapa hari terakhir mulai korban kasus penikaman dengan pedang tewas yang diduga bermotif perselingkuhan di Gerogak Buleleng, hingga kecelakaan maut di Ungasan, Badung Selatan, Bali. 

Berikut ulasan selengkapnya berita Viral Bali pilihan tim redaksi, Sabtu, 12 Oktober 2024. 

Korban penikaman pedang akhirnya meninggal

Baca juga: Viral di Bali Sepekan: Bisnis Prostitusi Berkedok Spa Dibongkar - Penggeledahan di SMKN 1 Klungkung

Sorotan kasus penikaman di Banjar Dinas, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerogak, Buleleng, akhirnya memasuki babak baru. 

Ini setelah korban penikaman yang bernama Slamet Riadi akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis, 10 Oktober 2024 siang di RSUD Buleleng

Mencuat dugaan, awal mula amarah Slamet Riadi melabrak rumah Wayan Suarjana pada Rabu, 2 Oktober 2024 lalu karena ada motif perselingkuhan

Kasus berawal saat Slamet Riadi mendatangi kediaman Wayan Suarjana, yang saat itu ia bersama istrinya tengah duduk di teras rumah. 

Slamet yang datang dalam kondisi marah, membawa tongkat kayu dan langsung memukul Suarjana beberapa kali.

Informasinya, kemarahan Slamet diduga karena adanya salah paham dendam asmara.

Di mana istri dari Slamet, diduga memiliki hubungan spesial dengan Wayan Suarjana

Suarjana yang berupaya menghindar akhirnya masuk ke dalam kamar.

Di kamar itulah, Suarjana mengambil pedang sepanjang 70 sentimeter, kemudian menghunus Slamet hingga mengenai bagian perut pria 45 tahun itu.

Akibatnya usus Slamet terburai hingga harus dilarikan ke rumah sakit

Baca juga: Viral Bali: Bisnis Prostitusi Pasutri Australia Ditahan, Korban Penganiyaan di Buleleng Meninggal

Korban yang sempat dirawat selama sepekan akhirnya nyawanya tak tertolong akibat luka serius yang dideritanya. 

Informasi mengenai meninggalnya korban dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved