PMI Asal Bali Pulang dari Lebanon
KISAH Santi, PMI Pulang ke Bali dari Lebanon, Akui Dengar Puluhan Ledakan Bom di Malam Hari
Santi menyebutkan, setiap malam ia sedikitnya mendengar puluhan kali suara ledakan dari tempatnya tinggal dan tempatnya bekerja.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
"Sebagian ada yang tinggal di rumah mereka masing-masing. Kemungkinan karena jarak dari tempat perangnya cukup jauh, sehingga masih dirasa aman," sebutnya.
Lalu apakah ada rencana melirik untuk berangkat ke negara lain ? Santi menyebutkan kemungkinan ada. Namun, wanita 31 tahun ini untuk sementara mengaku masih akan beristirahat dan berkumpul bersama keluarga di Jembrana, Bali sembari merencanakan mencari pekerjaan di luar negeri lagi.
"Kemungkinan ada (ke negara lain), tapi untuk sementara istirahat dulu," tutupnya.
Untuk diketahui sebelumnya, seorang pekerja migran indonesia (PMI) yang dipulangkan dari Lebanon karena situasi konflik berasal dari Kabupaten Jembrana.
Adalah Ni Ketut Santi Suryaningsih (31) yang berasal dari Banjar Sarikuning, Desa Tukadaya Kecamatan Melaya. Akibat peran di negara tersebut, PMI telah difasilitasi pemulangan dan direncanakan tiba di Jakarta malam ini.
Kepala Bidang Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja (P3T) Disnakerperin Jembrana, I Putu Agus Arimbawa menuturkan, informasi pemulangan PMI asal Jembrana dari Lebanon tersebut ia terima Senin 7 Oktober 2024 kemarin.
Pihak pemerintah lantas mengkonfirmasi ke pihak keluarga dan sudah mendapat informasi jadwal pemulangannya. Rencananya yang bersangkutan tiba di Jakarta dan dilanjutkan terbang ke Bali pada Jumat 11 Oktober 2024 sore
"Kita sudah konfirmasi ke keluarganya dipulangkan karena situasi perang di negara tersebut. Dan hari ini jadwal pemulangannya dari Lebanon menuju Jakarta dilanjutkan ke Bali," kata Arimbawa saat dikonfirmasi, Kamis 10 Oktober 2024 kemarin.
Dia melanjutkan, sesuai koordinasi dengan pihak keluarga, PMI yang diketahui bernama Ni Ketut Santi Suryani gasih tersebut sudah bekerja di Lebanon hampir dua tahun lamanya. Ia bekerja sebagai seorang spa therapist di sebuah hotel di negara tersebut.
"Astungkara, sudah perjalanan pulang ke Indonesia. Pemulangan difasilitasi oleh pihak KBRI. Selanjutnya kita akan Fasilitasi penjemputan di Bandara Ngurah Rai besok bersama keluarga. Semoga semua berjalan lancar," jelasnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.