Berita Bali
Belum Ada Orang Bali Dipanggil Jadi Menteri Prabowo, Bagaimana Pendapat Semeton?
Belum Ada Orang Bali Dipanggil Jadi Menteri Prabowo, Bagaimana Pendapat Semeton?
Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
Dirinya mengatakan, terlalu dini untuk menyimpulkan orang Bali tidak diakomodir dalam Kabinet Prabowo.
Karena selain menteri, masih ada juga jabatan wakil menteri, Dirut BUMN, hingga Badan.
Apalagi belum diketahui juga bagaimana struktur pemerintahan kali ini, apakah akan ada pembengkakan Departemen atau justru ada perampingan.
"Kalau memang benar-benar sudah dilantik tidak ada orang Bali, mungkin Prabowo punya sesuatu alasan," katanya.
Dirinya pun mengatakan, jika tak dapat kursi menteri, bukan berarti Bali tak dipandang.
Meskipun selama ini, dalam sejarah kepemimpinan dari Orde Baru hingga Presiden Jokowi selalu ada orang Bali yang jadi menteri.
Namun ia melihat ketika era Megawati Soekarnoputri sampai Jokowi ada unsur politis yang lebih dominan dalam penentuan menteri ini.
"Sebetulnya, bagi orang Bali saya ingin orang Bali diakomodir bukan karena politik, namun berdasarkan profesionalismenya. Tidak hanya pelengkap, lalu disindir atau dibully karena dianggap tidak baik, kemudian di tengah jalan kena reshuffle, kan kita tidak bangga," katanya.
"Kalau objektif melihat lebih terbuka, Indonesia tidak hanya berpikir Bali, tapi seluruh rakyat Indonesia. Saya sebetulnya ingin profesional diisi figur kompeten di bidangnya, sehingga berjalan maksimal," imbuhnya.
Untuk di Bali, dirinya menyebut ada banyak tokoh yang profesional dan kompeten seperti Made Mangku Pastika yang sudah berpengalaman di bidang eksekutif dan legislatif, kemudian ada I Nyoman Cantiasa hingga Ari Dwipayana yang sudah malang melintang di pemerintahan Jokowi selama 10 tahun.
"Kalau toh diadopsi bukan karena politik dan menghibur. Namun kemungkina masih ada, bisa saja detik-detik terakhir (ada orang Bali)," katanya. (*)
| Sengketa Dharma Experience, Dirut Jake Seret Sejumlah Bule Aussie dan Puluhan Pria ke Ranah Hukum |
|
|---|
| USAI Tragedi Anjing Serang Anak Hingga Tewas di Bangli, Vaksinasi Anti Rabies Sasar 46.707 Ekor HPR! |
|
|---|
| Bareskrim Gelar Perkara Kasus Grand Bumi Mas Bali, Kuasa Hukum Idajanie Surati Kapolri |
|
|---|
| 35 WN India Segera Jalani Sidang di Bali, Kelola Situs Judi Online dengan Omzet Rp8 Miliar Per Bulan |
|
|---|
| Bali Jadi Tuan Rumah Event Internasional FHTB 2026, Diikuti 200 Perusahaan dari 14 Negara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/swa-vbgsewnbhednjdrnj.jpg)