Politik Nasional
PRABOWO Panggil Sosok Asli Bali Ini, Sebelum Luh Puspa Iyakan Tawaran Mayor Teddy
Ni Luh Puspa ikut pembekalan calon wakil menteri di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis kemarin.
Penulis: I Putu Darmendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Ponsel Ni Luh Puspa berdering. Mayor Teddy, ajudan Prabowo Subianto menghubunginya. Presenter Kompas TV ini kaget saat mendapat tawaran menjadi wakil menteri untuk membantu pemerintahan Prabowo-Gibran.
Perasaan Luh Puspa campur aduk. Dia tak berani menjawab iya ataupun tidak. Luh Puspa meminta waktu untuk berpikir, ia mau membicarakan hal ini dengan orang-orang terdekatnya, yang berpengaruh terhadap dirinya.
"Bener-bener, baru kemarin. Saya dihubungi Mayor Teddy. Ada detailing yang harus saya penuhi. Terus kemudian terkait agenda, dresscode, terus apa yang harus dibawa dan sebagainya. Jadi memang prosesnya sangat cepat sekali," ujar Luh Puspa dikutip Tribun Bali, Kamis (17/10).
Baca juga: Cok Ace Kejutkan Wayan Koster di Sanur Village Festival
Baca juga: Debat Perdana Pilwali Denpasar Digelar 19 Oktober, Disiarkan Langsung di TVRI
Setelah meminta waktu sejenak untuk berdiskusi, ia memantapkan diri menerima tawaran itu. Luh Puspa mengatakan, ia mendapatkan tawaran mengisi posisi yang selama ini bidang yang ditekuninya. Posisi yang dia sukai, yang mengakar dan tumbuh bersamanya.
"Garis besarnya adalah suatu kepercayaan, dengan beberapa hal yang kemudian disampaikan, saya mempertimbangkan dengan matang. Saya diskusi dengan banyak orang yang memberi pengaruh dalam diri saya. Saya kemudian memantapkan hati kemarin malam," tuturnya.
"Karena hal yang ditawarkan adalah saya punya pation dan oke ini bidang yang bisa saya lakukan. Kalau sesuatu yang enggak, juga saya juga enggak deh. Untuk part yang itu (posisi pasti di kabinet) biarkan pak presiden yang mengumumkan. Sesuatu yang saya sukai, sesuatu hal yang mengakar, sesuatu hal yang saya tumbuh bersamanya," sambung dia.
Ni Luh Puspa ikut pembekalan calon wakil menteri di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis kemarin. Calon Wamen mendapatkan pembekalan artificial intelligence, komunikasi, lapangan kerja masa depan, dan anti korupsi.
Kehadiran Ni Luh Puspa cukup mengejutkan. Pasalnya ia tak dipanggil di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran, Jakarta Selatan, pada Selasa 15 Oktober 2024. Puspa berangkat ke Garuda Yaksa bersama Pengacara Otto Hasibuan, eks Wali Kota Bogor, Bima Arya, dan Dirut Aviasi Pariwisata Indonesia, Dony Oskaria.
Mereka menumpangi mobil yang sama untuk menghadiri pembekalan para calon wamen tersebut. Otto pun memperkenalkan diri mereka kepada awak media sebelum masuk ke area rumah pribadi Prabowo itu. "Kita sehat-sehat, di sini ada Ni Luh, Pak Ria," kata Otto, Kamis.
Ni Luh Puspa, yang juga memakai batik seperti calon wamen lainnya, hanya tersenyum. Nama Ni Luh Puspa yang hadir di pembekalan itu menjadi sosok baru karena sebelumnya tidak dipanggil Prabowo ke Kertanegara.
Dia sendiri dikenal sebagai seorang presenter di Kompas TV. Sebelumnya, Ni Luh Puspa juga pernah menjadi penyiar di RCTI Network Sulawesi Selatan, iNews Makassar, dan Kompas TV Makassar. Perempuan Bali ini telah menggeluti bidang jurnalistik sejak 2010.
Awal bergabungnya dengan Kompas TV dimulai dari Kompas TV Brio Makassar. Sederet pengalaman menarik telah dia dapatkan selama menjadi seorang jurnalis. Salah satunya adalah ketika ia mewawancarai Kapolri Jenderal Tito Karnavian secara eksklusif sembari menaiki helikopter.
Dalam aktivitas linkedin miliknya, Ni Luh Puspa diketahui terakhir aktif pada dua tahun lalu. Dia juga sempat menceritakan bahwa dirinya pernah mengisi materi untuk para mahasiswa. Selain itu, Ni Luh Puspa juga kerap membagikan aktivitasnya ketika bekerja dan membagikan pengalamannya bekerja di dunia jurnalis. (ipd)
Jokowi Beri 2 Jempol untuk Prabowo, Presiden Sempat Batuk Saat Pidato APBN 2026 |
![]() |
---|
HASTO Peluk Cium Istri Usai Vonis 3,5 Tahun, Terbukti Sediakan Rp 400 Juta untuk Suap Komisioner KPU |
![]() |
---|
JOKOWI Dicecar 22 Pertanyaan, Diperiksa 1 Jam Terkait Kasus Ijazah Palsu |
![]() |
---|
MEGAWATI Ingatkan Kepala Daerah Kader PDIP, Waspada Terjerat Kasus Hukum, Koster-Giri Go to Jakarta |
![]() |
---|
TITAH Megawati, Kepala Daerah PDIP Ikuti Retreat Gelombang II, Koster & 8 Bupati/Walikota dari Bali |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.