Berita Klungkung

RAWAN Kecelakaan di Nusa Penida, Basarnas Bali Segera Gelar Pelatihan, Tiangkatkan Kemampuan SAR!

Terakhir, WNA asal India meninggal dunia, setelah diterjang ombak tinggi hingga jatuh ke laut di destinasi Angel's Billabong, Desa Bunga Mekar.

ISTIMEWA
Operasi SAR terhadap wisatawan asal India yang hilang setelah diterjang ombak di destinasi Angel's Billabong, Nusa Penida. 

TRIBUN-BALI.COM - Nusa Penida menjadi salah satu daerah tujuan wisata di Bali, yang sangat rawan terjadi kecelakaan.

Terakhir, WNA asal India meninggal dunia, setelah diterjang ombak tinggi hingga jatuh ke laut di destinasi Angel's Billabong, Desa Bunga Mekar.

Kerawanan ini, membuat Basarnas Bali bakal mengadakan pelatihan potensi SAR (pencarian dan penyelamatan) di Kabupaten Klungkung, 22-28 Oktober 2024.

Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan teknik dan taktis pencarian, dan penyelamatan saat terjadi bencana.

Selain itu pelatihan ini memungkinkan tim penyelamat siap menghadapi situasi darurat seperti bencana alam, kecelakaan.

Baca juga: JASAD WNA India yang Hilang di Perairan Nusa Penida Akhirnya Ditemukan di Nusa Dua Bali

Baca juga: TRAGEDI Angels Billabong Nusa Penida, Turis India Hilang Terseret Sapuan Kedua, SAR Masih Cari

Tim SAR gabungan berupaya melakukan pencarian terhadap WNA asal India, yang hilang diterjang ombak di Pantai Angel's Billabong Nusa Penida, Rabu (16/10/2024).
Tim SAR gabungan berupaya melakukan pencarian terhadap WNA asal India, yang hilang diterjang ombak di Pantai Angel's Billabong Nusa Penida, Rabu (16/10/2024). (ISTIMEWA)

"Dengan pelatihan yang baik, tim dapat merespon dengan cepat dan efisien sehingga meningkatkan peluang penyelamatan nyawa," ujar Sidakarya saat bertemu dengan Pj Bupati Klungkung Nyoman, Selasa (15/10/2024).

Menurut Sidakarya, pelatihan menyangkut penggunaan peralatan penyelamatan, pertolongan pertama sangat penting untuk keberhasilan operasi. 

Selain itu operasi SAR memerlukan kerjasama dan komunikasi yang baik antar tim dan instansi lain.

"Pelatihan ini juga untuk membangun kemampuan manajemen komunikasi dan koordinasi dalam situasi darurat," ujar Sidakarya.

Tim yang terlibat dalam operasi SAR, selain menyelamatkan korban, penting juga untuk memperhatikan keselamatan tim. 

Sementara Pj Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika berharap, pelatihan ini dibarapkan dapat memberikan ketrampilan bagi pihak-pihak terkait. Terutama dalam penanganan kecelakaan di kawasan wisata Nusa Penida

"Kami harap dengan pelatihan ini, mampu meningkatkan ketrampilan dan kesigapan pihak-pihak terkait dalam operasi SAR khususnya di wilayah Nusa Penida," ungkap Jendrika, Jumat (18/10/2024). (mit)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved