Video Viral
Perkelahian Antar Pelajar di Singaraja Viral, Keduanya Masih Berhubungan Keluarga
Seolah tak ada habisnya, perkelahian antar pelajar kembali terjadi di Buleleng. Bahkan video perkelahian berdurasi 26 detik itupun viral
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Perkelahian Antar Pelajar di Singaraja Viral, Keduanya Masih Berhubungan Keluarga
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Seolah tak ada habisnya, perkelahian antar pelajar kembali terjadi di Buleleng. Bahkan video perkelahian berdurasi 26 detik itupun viral dan menjadi perbincangan banyak warganet.
Diketahui video perkelahian pelajar itu pertama kali diunggah pada hari Jumat (18/10/2024) oleh akun Facebook Ary Ulangun.
Pada video itu nampak dua pelajar melakukan duel.
Baca juga: Buntut Perkelahian Antarburuh Sumba, Kapolsek Kuta Selatan Datangi Proyek Villa
Satu pelajar nampak telanjang dada. Sedangkan satu pelajar yang tersungkur masih mengenakan seragam olahraga.
Perkelahian keduanya ditonton oleh rekan-rekannya yang mengenakan seragam bertulis SMA Karya Wisata Penarukan, Kecamatan Buleleng.
Di akhir video juga terdengar suara seseorang yang meminta agar perkelahian ini tidak direkam.
Sayangnya, peringatan hanya peringatan. Video itupun viral di media sosial.
Baca juga: Perkelahian Pelajar di Seminyak Ramai di Medsos, Saat Ini Ditangani Polres Badung
Bhabinkamtibmas Penarukan pun segera turun menindaklanjuti viralnya video tersebut pada Sabtu (19/10/2024).
Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Made Agus Dwi Wirawan saat dikonfirmasi mengatakan, perkelahian antar pelajar itu berlokasi di pantai Kerobokan, Kecamatan Sawan pada Jumat (18/10/2024) sekitar pukul 14.00 WITA.
Setelah diusut, diketahui perkelahian ini terjadi karena salah paham yang mengakibatkan ketersinggungan.
Baca juga: Hasil Olah TKP Kecelakaan Pelajar di Gatsu Denpasar, Sempat Bersenggolan, Alami Cedera Kepala Berat
"Perkelahian itu karena salah paham. Keduanya juga diketahui masih memiliki hubungan keluarga," ujarnya.
Polisi kemudian melakukan mediasi untuk mendamaikan kedua belah pihak.
Dari hasil mediasi yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Penarukan, kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai.
"Kedua siswa yang terlibat perkelahian sudah saling bersalaman dan meminta maaf. Keduanya juga berjanji tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum," tandasnya. (*)
Berita lainnya di Perkelahian Viral
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.