Berita Bali

Prakiraan Cuaca Bali Kamis 31 Oktober 2024: BMKG, Waspada Hujan Lebat Disertai Petir di 6 Wilayah

Prakiraan cuaca Bali, Kamis, 31 Oktober 2024, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan terjadinya potensi hujan dari sedang

Penulis: Ady Sucipto | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/I Putu Supartika
Ilustrasi hujan. Prakiraan Cuaca Bali Kamis 31 Oktober 2024: BMKG, Waspada Hujan Lebat Disertai Petir di 6 Wilayah 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Prakiraan cuaca Bali, Kamis, 31 Oktober 2024, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan terjadinya potensi hujan dari sedang hingga lebat di Kabupaten dan Kota di Provinsi Bali.

Dikutip Tribun Bali dari rilis BMKG, intensitas hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir berpotensi terjadi dari pukul 04.55 Wita hingga pukul 05.00 Wita.  

Menurut BMKG, potensi hujan sedang hingga lebat ini terjadi di Kabupaten Tabanan, Badung, Gianyar, Klungkung, Bangli, dan Kota Denpasar.

Baca juga: Puluhan Peristiwa Pohon Tumbang Terjadi di Jembrana, Terbanyak di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk

Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 07.00 Wita.

Sementara itu, bagi Anda yang ingin melakukan aktivitas atau kegiatan di luar supaya lebih berhati-hati.

Diwartakan Tribun Bali sebelumnya, waspada bagi warga Bali khususnya peralihan musim kemarau ke musim hujan pada akhir Oktober 2024 ini.

Pasalnya, hujan deras yang terjadi pada Rabu Oktober 2024 dinihari Wita menyebabkan insiden pohon tumbang di jalur nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk di wilayah Jembrana. 

Bahkan, dilaporkan seorang pengendara motor yang melintas mengalami kecelakaan setelah menabrak pohon yang tumbang. 

Sementara di Denpasar dilaporkan, angin kencang terjadi di Jalan Kebo Iwa, Padangsambian Kaja, Denpasar, Bali.

Peristiwa angin kencang tersebut terjadi pada Rabu dinihari, 30 Oktober 2024, hingga menyebabkan atap rumah warga di sekittar berterbangan.

Berikut sorotan khusus dua peristiwa terkait peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim penghujan. 

Pohon tumbang terjadi di jalur nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk di wilayah Jembrana. 

Bahkan seorang pengendara motor yang melintas mengalami kecelakaan setelah menabrak pohon yang tumbang. 

Di sisi lain juga sempat menyebabkan gangguan lalulintas di jalan dengan julukan jalur tengkorak ini sepanjang sekitar 300 meter.

Dari informasi yang diterima Tribun Bali, peristiwa yang terjadi di wilayah Banjar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo sekitar pukul 03.00 WITA.

Baca juga: Cuaca di Bali Akhir Oktober 2024 Mulai Masuki Musim Hujan, Kabupaten Buleleng Masih Alami Kemarau

Pohon jenis mahoni dengan tinggi sekitar lima meter dan diameter 40 centimeter ini diduga tumbang karena cuaca ekstrem yakni hujan deras disertai angin.

"Dampak hujan deras dinihari tadi menyebabkan satu peristiwa pohon tumbang di jalur nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Jembrana, I Nyoman Winata saat dikonfirmasi, Rabu 30 Oktober 2024. 

Dia menuturkan, peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.00 WITA.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu I lantas meluncur ke lokasi kejadian untuk proses penanganan. 

Diketahui, selain menyebabkan arus lalulintas terganggu sepanjang kurang lebih 300 meter, kejadian tersebut juga mengakibatkan seorang pengendara motor Syamsul Arifin (28) terjatuh di lokasi.

Saat itu, korban hendak pulang dari Ungasan, Badung menuju ke Jember, Jawa Timur. 

Sebelum tiba di lokasi, pengendara yang bergerak dari arah timur pandangannya terhalang atau silau terhadap Lampur truk yang datang dari arah berlawanan.

Sehingga korban tidak melihat pohon yang sudah tumbang yang kemudian korban menabrak pohon tersebut di tengah jalan.

"Beruntung korban hanya mengalami luka ringan dan motornya rusak ringan. Disisi lain, peristiwa tersebut juga menyebabkan kemacetan pada arus lalu lintas dari arah timur sepanjang 300 meter," tuturnya. 

Pasca kejadian tersebut, kata dia, petugas TRC BPBD Jembrana dibantu polisi serta warga setempat membutuhkan waktu hampir setengah jam untuk penanganan.

Proses evakuasi berjalan lancar dan arus lalulintas kembali normal.

"Kami imbau agar seluruh masyarakat tetap waspada dan hati-hati saat berkendara di tengah cuaca ekstrem. Hindari berkendara saat hujan deras disertai angin kencang serta disarankan untuk tidak berteduh di bawah pohon besar karena bisa saja berpotensi terjadi pohon tumbang," imbaunya. 

Belasan Atap Rumah Warga di Denpasar Beterbangan Disapu Angin Kencang Dini Hari Tadi

Sejumlah warga di Jalan Kebo Iwa Gang Danau Tawar III, Umaklungkung, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Denpasar, Bali dikejutkan dengan atap rumah yang beterbangan, pada Rabu 30 Oktober 2024 dini hari.

Persitiwa atap beterbangan terjadi sekitar pukul 02.00 WITA saat terjadi hujan disertai angin kencang di wilayah Kota Denpasar, salah satunya rumah warga di Banjar Umaklungkung. 

Akibat atap beterbangan disapu angin, dan kondisi saat kejadian tengah hujan, barang-barang seperti kasur dan barang lainnya juga turut basah. 

"Terjadi atap rumah 11 rumah diterbangkan angin kencang tadi pukul 02.00 WITA, saat hujan juga, rata-rata memang atap dari seng dan asbes," ungkap Koordinator Tagana Denpasar, I Made Tara kepada Tribun Bali. 

"Untuk korban terdampak terdiri dari 11 KK, 49 jiwa," imbuhnya. 

Tagana Denpasar juga melakukan assesment para korban terdampak untuk bantuan permakanan dan sebagainya.

Dikatakan Made Tara, para penghuni terdapat warga setempat, warga Bali maupun warga pendatang luar Bali.

Saat ini warga tengah bergotong royong untuk kembali memperbaiki atap yang rusak. 

"Ini diperbaiki warga gotong royong, tidak ada yang mengungsi," bebernya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa bersama jajaran meninjau ke lokasi.

BPBD Denpasar menyerahkan sejumlah bantuan dasar family kit kepada para korban terdampak. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian ini.

"Tidak ada korban luka. Hari ini penyerahan bantuan dasar family kit, tikar dan terpal untuk korban," jelasnya.

(*)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved