Viral Bali

Viral Bali: Siswa SMA Sumedang Ditemukan Tewas di Perairan Pantai Kelingking, WNA Jerman Meninggal

Berita Viral Bali pertama menyorot insiden siswa SMA dari Sumedang, Jawa Barat Bernama Kaisar Akira Ayman (17) yang hanyut terseret ombak di Pantai

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ady Sucipto
istimewa
Basarnas melakukan evakuasi terhadap seorang siswa asal Sumedang, Jawa Barat yang hilang terseret ombak saat berwisata di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Rabu 31 Oktober 2024 - BREAKING NEWS: Jenazah Siswa Asal Sumedang Ditemukan 200 Meter Dari Bibir Pantai Kelingking Bali 

Ia nekat bermain di bibir pantai, padahal kondisi ombak di lokasi tersebut sangat berbahaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. 

Saat itu korban, Kaisar Akira Ayman (16) bersama rombongan di SMA IT Sejahtera Sumedang berwisata ke Nusa Penida dalam rangka study tour ke Bali.

Sesampainya di Nusa Penida, mereka mengunjungi Pantai Kelingking

Dari total 48 siswa, sebanyak 19 siswa memilih turun ke bibir Pantai Kelingking yang selama ini dikenal sangat berisiko.

Korban saat tiba di bibir Pantai Kelingking langsung bermain di air. 

Namun tiba-tiba datang ombak besar yang menerjang tubuhnya. 

Seorang rekan korban melihat kejadian itu dan berusaha menyelamatkan korban. Namun korban terus terseret ke tengah laut.

Setelah musibah itu, rombongan siswa yang lain diminta kembali ke atas tebing. Namun dalam perjalanan, 4 siswi lemas karena kelelahan dan sempat dirawat di klinik.

Baca juga: Viral Bali: Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Denpasar, 2 Anggota Ormas Aniaya Pegawai Diperiksa Polisi

WNA Jerman ditemukan terbujur kaku

Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman berinisial KEE (67) ditemukan tidak bernyawa di kamarnya, pada Rabu 30 Oktober 2024. 

Korban tinggal seorang diri di kontrakan Jalan Danau Tamblingan, Kelurahan Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar, Bali.

Awalnya karena lampu kamar korban mati, pemilik kontrakan I Ketut Wirawan dan istrinya Ni Komang Sukantini mengecek ke kamar korban karena korban saat dipanggil tidak merespons kemudian menggedor pintu tidak ada balasan. 

Karena pintu tidak terkunci, Sukantini langsung masuk ke kamar dan menemukan korban sudah meninggal dunia. 

sSukantini curiga sejak Senin 28 Oktober 2024, saat WhatsApp korban sudah tidak aktif lagi saat menghubungi laundry-nya sudah selesai. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved