Bencana di Bali
Warung di Bibir Pantai Penimbangan Buleleng Rusak Diterpa Angin Kencang
Tak hanya berdampak pada musibah pohon tumbang, angin kencang di Buleleng, Bali yang datang tiba-tiba juga mengakibatkan kerusakan bangunan.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Warung di Bibir Pantai Penimbangan Buleleng Rusak Diterpa Angin Kencang
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Kabupaten Buleleng dilanda hujan disertai angin kencang pada Jumat (1/11/2024) siang.
Tak hanya berdampak pada musibah pohon tumbang, angin kencang yang datang tiba-tiba juga mengakibatkan kerusakan bangunan.
Seperti yang terjadi di pesisir Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng.
Sejumlah atap warung berbahan baja ringan berterbangan.
Tak hanya itu, angin kencang juga mengakibatkan kerusakan pada pagar warung yang berlokasi di bibir pantai itu.
Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Halaman Rumah Makan di Buleleng, Usai Hujan Disertai Angin Kencang!
Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Penimbangan Lestari Gede Wiadnyana menjelaskan, kejadian itu diperkirakan terjadi sekitara pukul 11.30 Wita.
Hujan disertai angin kencang tiba-tiba muncul dan memporak-porandakan sejumlah atap bangunan yang ada di pesisir Pantai Penimbangan.
Atap-atap bangunan pun terhempas ke sisi selatan angkringan, bahkan ada yang sampai ke areal sawah.
"Termasuk atap penangkaran penyu yang ada. Beruntung Kawasan itu masih tanah kosong, sehingga tidak menimbulkan korban," ujarnya.
Baca juga: Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sejak Dini Hari di Denpasar Tumbangkan Beberapa Pohon
Hal serupa juga diungkapkan pemilik warung lainnya bernama Putu Dedy Yastikan.
Ia mengatakan kerusakan sejumlah angkringan sebagian besar di bagian atapnya. Ia juga menyebut, ada salah satu angkringan yang mengalami rusak parah, hingga rusak pada bagian rangka atapnya.
"Anginnya pada saat itu sangat kencang. Setelah itu baru turun hujan," bebernya.
Pasca musibah tersebut, para pedagang melakukan evakuasi terhadap barang-barang yang ada.
Para pedagang juga melakukan perbaikan secara bertahap, sehingga bisa berjualan kembali.
Baca juga: Waspada Cuaca Buruk di Bali: Pengendara Tabrak Pohon Tumbang, Angin “Ngamuk” di Kebo Iwa Denpasar
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi saat dikonfirmasi mengenai kejadian di Pantai Penimbangan, mengaku sudah menugaskan Pejabat Fungsional Analis Bencana BPBD Kabupaten Buleleng untuk melaksanakan Assesment kelokasi kejadian.
Yakni yang menimpa atap rumah makan beserta isinya (Rumah Makan Warung Cumirak) milik warga bernama Made Wisata.
Hasil asesment, bangunan yang hancur panjangnya 50 meter dan lebar 8 meter. Akibat kejadian tersebut, estimasi kerugian materiil pemilik warung berkisar Rp150 juta.
"Angin Kencang juga menyebabkan kerusakan atap dan seisi rumah makan Hope milik warga atas nama Kadek Jefri, dengan ukuran bangunan panjang 8 meter dan lebar 4 meter. Akibat kejadian tersebut pemilik warung diperkirakan mengalami kerugian Rp. 15 juta," sebutnya. (*)
Berita lainnya di Angin Kencang di Bali
