Nataru di Bali
Periode Nataru 2024/2025 Bandara Ngurah Rai Terima 445 Extra Flight, Layani 1,3 juta Penumpang
PT Angkasa Pura Indonesia (API) cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai memastikan seluruh aspek pelayanan dan fasilitas dalam kondisi prima dan siap
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Periode Nataru 2024/2024 Bandara Ngurah Rai Terima 445 Extra Flight, Layani 1,3 juta Penumpang
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - PT Angkasa Pura Indonesia (API) cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai memastikan seluruh aspek pelayanan dan fasilitas dalam kondisi prima dan siap melayani angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru 2024/2025).
Koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh komunitas bandara diambil sebagai langkah mengantisipasi meningkatnya jumlah pergerakan pesawat dan potensi lonjakan penumpang.
Baca juga: Penumpang Diprediksi Naik 13 Persen, Periode Nataru di Bali Permintaan Ekstra Flight Baru 10 Persen
Untuk memastikan kelancaran operasional dan pelayanan kepada penumpang, manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama instansi terkait di bandara akan menyelenggarakan posko terpadu monitoring angkutan natal dan tahun baru 2024/2025.
Posko ini rencananya akan berlangsung pada 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.
“Operasional bandara akan berjalan 24 jam, begitu pula dengan Posko Terpadu. Dengan posko ini setiap pergerakaan pesawat dan penumpang akan termonitor secara realtime,” ujar General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, Jumat 13 Desember 2024.
Baca juga: Jelang Nataru, Desa Dangin Puri Kelod Denpasar Gelar Penertiban Penduduk Non Permanen, Sita 21 KTP
Ia menambahkan, selama periode angkutan Natal dan tahun baru nanti, Bandara I Gusti Ngurah Rai diproyeksikan akan melayani lebih dari 7.800 pergerakan pesawat atau meningkat 4 persen jika dibanding periode Nataru tahun lalu.
Sementara prediksi jumlah penumpang yang akan dilayani selama 19 hari Posko Nataru akan mencapai 1,3 juta penumpang atau lebih tinggi 10 persen dibanding Nataru tahun sebelumnya sebanyak 1,2 juta penumpang.
Terkait pengajuan penambahan penerbangan atau extra flight, hingga Kamis (12/12/2024) kemarin pihaknya telah menerima 445 pengajuan dari 7 maskapai untuk 7 rute domestik yakni Jakarta, Surabaya, Makassar, Lombok, Timika, Pontianak, dan Banjarmasin.
Baca juga: AMAN Stok Gas Melon Jelang Nataru 2024, Disperindag Pantau Stok di Dua Kecamatan
Ahmad Syaugi lebih lanjut menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun rencana operasional bandara pada periode Nataru.
“Fokus pelayanan kami sesuai pilar perusahaan yakni Premises, terkait kesiapan infrastruktur dan fasilitas. Kemudian People, berupa kesiapan personel bandara serta Process yakni kolaborasi lintas instansi untuk memastikan operasional angkutan Nataru berjalan baik dan lancar,” imbuhnya.
Ahmad Syaugi menjelaskan bahwa pihaknya telah memastikan kesiapan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan, pelayanan penumpang khususnya di setiap touch point, optimalisasi jadwal penerbangan (slot time), serta pengaturan lalu lintas kendaraan penjemput dan pengantar di sekitar bandara.
Pihaknya menyebut, serangkaian proyek optimalisasi yang telah selesai diharapkan mampu menambah kenyamanan serta meningkatkan kelancaran arus penumpang dan kendaraan di dalam bandara.
“Pengaturan-pengaturan pada area di dalam terminal yang rawan kepadatan telah kami lakukan, di antaranya re-layout pada area pemeriksaan keamanan atau Security Check Point (SCP),” ucap Ahmad Syaugi.
Dengan pengaturan tersebut, lajur pemeriksaan SCP bertambah.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.