Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bencana Alam di Bali

TEMBOK Rumah Ketut Sarya Hancur Dihantam Batu Besar Akibat Longsor & Hujan Deras di Buleleng!

Saat menimpa rumah warga bernama Ketut Sarya, di wilayah Banjar Dinas Ceblong. Beruntung tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu. 

ISTIMEWA
Hancur - Tembok rumah Ketut Sarya yang hancur pasca dihantam batu besar pada Senin (16/12/2024). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Rumah warga di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, Bali, mengalami rusak berat. Akibat dihantam batu besar yang longsor akibat hujan deras pada Senin (16/12/2024). 

Perbekel Sudaji, Made Ngurah Fajar Kurniawan, mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. 

Saat menimpa rumah warga bernama Ketut Sarya, di wilayah Banjar Dinas Ceblong. Beruntung tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu. 

Baca juga: KISAH Perajin Kayu I Nyoman Yasa Ardana, Dari Jurusan Listrik Kini Ukir Kesuksesan dari Kayu Sisa

Baca juga: JOKOWI Tanggapi Pemecatan PDIP Pada Keluarganya, Sebut Nanti Waktu yang Akan Mengujinya

Hancur - Tembok rumah Ketut Sarya yang hancur pasca dihantam batu besar pada Senin (16/12/2024).
Hancur - Tembok rumah Ketut Sarya yang hancur pasca dihantam batu besar pada Senin (16/12/2024). (ISTIMEWA)

 

"Peristiwa ini terjadi saat hujan deras. Bongkahan batu longsor dan menimpa tembok rumah warga kami bernama Ketut Sarya hingga hancur. Diperkirakan kerugian materiil mencapai Rp15 juta," ungkapnya Rabu (18/12/2024).

Lanjut Kurniawan, pasca kejadian itu pihak desa segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengecek langsung kondisi korban dan suasana sekitar. 

"Untuk sementara kita amankan warga yang tinggal di sana, dengan mengecek keamanannya. Terkait dengan bantuan pangan itu sudah mencukupi, sudah kita antisipasi biar tidak ada masalah," imbuh dia. 

Mengenai batu yang menimpa rumah Ketut Sarya, Kurniawan mengaku hingga kini belum dievakuasi. Pihaknya juga tidak bisa berbuat banyak ihwal peristiwa ini, sebab lokasi rumah warga berada di lereng perbukitan berbatu. 

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di lereng bukit berbatu agar senantiasa waspada, terutama pada situasi curah hujan tinggi saat ini. Apabila dirasa situasi tidak aman, kami sarankan mengungsi ke balai desa," ucapnya. 

Sementara Kalak BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi dikonfirmasi terpisah mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) telah diturunkan untuk melakukan assesment dan memantau kondisi rumah yang dihantam batu. Sedangkan bongkahan batu yang menghantam rumah warga, belum bisa dievakuasi. 

"Kami belum bisa evakuasi (batu) itu. Sebab ukurannya sangat besar. Kami telah mengimbau warga sekitar agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Mengingat kondisi rumah warga yang berada di bawah perbukitan dan memiliki kerawanan longsor," ucapnya. (mer)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved