Berita Buleleng
TEMBOK Rumah Ketut Sarya Hancur Dihantam Batu Besar, Terjadi Saat Hujan Deras Mengguyur
Lanjut Kurniawan, pasca kejadian itu pihak desa segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengecek langsung kondisi korban dan suasana sekitar.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Rumah warga di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng mengalami rusak berat. Ini akibat rumahnya dihantam batu besar yang longsor akibat hujan deras pada Senin (16/12).
Perbekel Sudaji, Made Ngurah Fajar Kurniawan mengungkapkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wita menimpa rumah warga bernama Ketut Sarya di wilayah Banjar Dinas Ceblong. Beruntung tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu.
"Peristiwa ini terjadi saat hujan deras. Bongkahan batu longsor dan menimpa tembok rumah warga kami bernama Ketut Sarya hingga hancur. Diperkirakan kerugian materiil mencapai Rp 15 juta," ungkapnya, Rabu (18/12).
Lanjut Kurniawan, pasca kejadian itu pihak desa segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengecek langsung kondisi korban dan suasana sekitar.
Baca juga: PRAHARA Hantam Madura United Jelang Kontra Bali United, Akada dan Pelatih Tinggalkan MU
Baca juga: TEGAS! Wisman Tak Bayar Bakal Kena Sanksi, DPRD Bali Bahas Revisi Perda Pungutan Wisatawan
"Untuk sementara kita amankan warga yang tinggal di sana dengan mengecek keamanannya. Terkait dengan bantuan pangan itu sudah mencukupi, sudah kita antisipasi biar tidak ada masalah," imbuh dia.
Mengenai batu yang menimpa rumah Ketut Sarya, Kurniawan mengaku hingga kini belum dievakuasi. Pihaknya juga tidak bisa berbuat banyak ihwal peristiwa ini, sebab lokasi rumah warga berada di lereng perbukitan berbatu.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di lereng bukit berbatu agar senantiasa waspada, terutama pada situasi curah hujan tinggi saat ini. Apabila dirasa situasi tidak aman, kami sarankan mengungsi ke balai desa," ucapnya.
Sementara Kalak BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi dikonfirmasi terpisah mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) telah diturunkan untuk melakukan assesment dan memantau kondisi rumah yang dihantam batu. Sedangkan bongkahan batu yang menghantam rumah warga, belum bisa dievakuasi.
"Kami belum bisa evakuasi (batu) itu. Sebab ukurannya sangat besar. Kami telah mengimbau warga sekitar agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Mengingat kondisi rumah warga yang berada dibawah perbukitan dan memiliki kerawanan longsor," ucapnya. (mer)
| Fraksi Gerindra Wanti-wanti Titipan dalam Seleksi Direksi Perumda Pasar |
|
|---|
| Pasang Guardrail di Jalur Kaliasem-Tigawasa, Upaya Dishub Buleleng Menekan Risiko Kecelakaan |
|
|---|
| Sah! DPRD Buleleng Ketok Perda Pajak–Retribusi, Ketua DPRD: UMKM Jangan Hanya Jadi Objek Pungutan |
|
|---|
| Ekowisata Hutan Desa di Pejarakan Tuai Pro-Kontra, DPRD Buleleng Dorong Toleransi dan Solusi Bersama |
|
|---|
| DEWAN Minta Dinsos Buat Layanan Pengaduan, Tak Ingin Kasus Kekerasan LKSA Terulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dehnjredjmtgmkt.jpg)