Natal dan Tahun Baru di Bali
Nataru, Orang Masuk Bali Turun 11 Persen, Menhub Dudy Tinjau Kesiapan Puncak Arus Balik di Ketapang
selama ini pihaknya rutin melaksanakan pemeriksaan identitas orang maupun kendaraan yang masuk Bali.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Jumlah orang masuk Bali pada momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 menurun 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Total penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk sejak H-7 hingga H+5 Natal 2024 tercatat sebanyak 345.516 orang dengan total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 83.918 unit.
Menurut data yang berhasil diperoleh, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mulai dari H-7 hingga H+5 tercatat 345.516 orang atau turun 11 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 389.710 orang.
Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 83.918 unit atau turun 10 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 92.852 unit.
Baca juga: Libur Nataru 2024, Objek Wisata di Bali Masih Sepi, Dampak Cuaca Ekstrem ke Penerbangan Wisatawan
Sementara itu, total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa mulai dari H-7 hingga H+5 tercatat 336.871 orang atau turun 8 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 364.927 orang.
Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 89.136 unit atau turun 7 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 95.991 unit.
"Situasi sementara aman dan lancar," kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol I Komang Muliyadi saat dikonfirmasi, Selasa 31 Desember 2024.
Dia melanjutkan, selama ini pihaknya rutin melaksanakan pemeriksaan identitas orang maupun kendaraan yang masuk Bali.
Secara umum, orang masuk Bali didominasi oleh wisatawan yang memang sengaja memilih Bali sebagai tujuan liburan momen Natal dan Tahun Baru ini.
"Pemeriksaan orang masuk Bali tetap kami lakukan. Belasan personel siaga di Pos 2 pintu masuk Bali di Pelabuhan Gilimanuk," tandasnya.
Sesuai informasi yang diterima dari ASDP, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi meninjau kesiapan Pelabuhan Ketapang menjelang puncak arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, Selasa 31 Desember 2024.
Kunjungan ini untuk memastikan pelaksanaan penyeberangan, keselamatan dan kesiapan infrastruktur dalam mengantisipasi lonjakan penumpang penyeberangan Jawa-Bali selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Bali merupakan salah satu destinasi yang paling diminati masyarakat saat libur Natal dan Tahun Baru. Kami telah mengantisipasi lonjakan yang mungkin terjadi, terutama menjelang malam tahun baru. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Seluruh operasional di Pelabuhan Ketapang, termasuk kelaikan kapal dan kesiapan kru, telah memenuhi standar keselamatan yang ketat," ujar Menhub Dudy sesuai keterangan pers yang diterima dari ASDP Cabang Ketapang.
Ia juga memastikan koordinasi lintas pemangku kepentingan dalam mendukung kelancaran arus balik dan persiapan Angkutan Lebaran (Angleb) 2025.
"Kesiapan Angleb harus direncanakan sejak dini, terutama dengan jarak yang dekat antara libur Nyepi dan Lebaran tahun depan. Koordinasi intensif dan kolaborasi berkelanjutan dengan semua pihak sangat krusial," ujar Menhub Dudy.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.