Berita Gianyar

Hujan di Sukawati Sebabkan Candi Pura Keropos dan Rumah Disambar Petir 

Hujan lebat mengguyur Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, Kamis 9 Januari 2025 malam hingga Jumat 10 Januari 2025 pagi.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Candi kurung di Pura Dalem Saren, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali keropos karena diguyur hujan, Jumat 10 Januari 2025. 

Hujan di Sukawati Sebabkan Candi Pura Keropos dan Rumah Disambar Petir 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Hujan lebat mengguyur Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, Kamis 9 Januari 2025 malam hingga Jumat 10 Januari 2025 pagi.

Kondisi ini menyebabkan berbagai dampak, mulai dari air got meluber ke jalan, candi kurung di Pura Dalem Saren, Desa Guwang keropos dan sebuah rumah warga di Banjar Akta, Desa Ketewel tersambar petir.

Baca juga: MIRIS! Terganjal Status Pensiunan PNS, Keluarga Miskin Ekstrem di Gianyar Tak Terima Bansos

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya kerugian materiil.

Pantauan Tribun Bali, jalanan di sejumlah lokasi di Kecamatan Sukawati tergenang banjir karena air got meluap.

Lalu lintas pun terganggu, lantaran kendaraan harus berhati-hati melewati genangan.

Baca juga: YOGA Tewas Tersambar Petir! Terjadi Saat Berteduh di Gazebo Pantai Mertasari Sanur 

Terlebih lagi akibat hujan yang mengguyur beberapa pekan ini, menyebabkan banyak jalan rusak yang dapat membahayakan pengendara.

Sementara di Desa Guwang, candi kurung di Pura Dalem Saren keropos, karena struktur dalam menggunakan struktur kuno, yakni tanah liat.

Baca juga: KPU Tetapkan Paslon Aman Pemenang Pilkada Gianyar, Tagel Tidak Hadir: Ada Undangan Upacara Ngaben

Diduga karena akar tanaman masuk ke dalam candi melalui celah-celah kecil, mengakibatkan kerusakan struktur dalam, sehingga keropos saat diguyur hujan lebat.

Penyarikan Pura Dalem Saren, I Wayan Jingga saat ditemui di lokasi mengatakan, candi kurung ini roboh sekitar Jumat 10 Januari 2025 dini hari, akibat diguyur hujan lebat secara terus menerus.

"Roboh sekitar Jumat dini hari, karena hujan deras dari malam hari. Sebelumnya memang sudah ada yang renggang, keropos," ujarnya.

Pasca musibah ini, pihaknya akan menggelar rapat dengan krama pengempon pura.

"Kerugian belum bisa dihitung, nanti akan ada rapat dengan krama pengempon untuk tindak lanjut," ujarnya. 

Jero Mangku Pura Dalem Saren menjelaskan, candi kurung ini sudah berusia ratusan tahun, dan strukturnya sebagian besar masih kuno.

Beberapa bagian memang sudah sempat diperbaiki dengan cara dioles coran semen. Namun karena strukturnya relatif rumit, sehingga tak semuanya tersentuh semen.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved