Pencurian di Bali
Berawal dari CCTV, Pria Asal Buleleng Hampir Dimassa, Nekat Curi Motor untuk Judi Online
Pelaku pencurian sepeda motor berinisial KS hampir saja jadi bulan-bulanan warga pada Kamis (9/1/2025).
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Bermula dari kelalaian, seorang perempuan berinisial AD (21) di Denpasar harus kehilangan handphone dan cincis emas. Peristiwa pencurian itu terjadi pada Sabtu, 21 Desember 2024 lalau sekira pukul 17.00 Wita.
Saat itu, korban menaruh handphone dan cincinnya di dalam kamar kos. Kemudian AD pergi keluar dengan kondisi pintu kamar tidak terkunci dengan Hp dan cincinya berada di dalam.
Namun apes, ketika ia kembali hendak mengambil cincin dan handphonenya malah raib dan sudah tidak ada di tempatnya.
AD kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk ditangani dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Kertapura V nomor 26, Denpasar Barat, Denpasar, dan dari hasil penyelidikan pelaku berhasil ditangkap di sekitar TKP di kos yang sama.
Pelaku diketahui adalah Mohamad Rifai, pemuda berusia 24 tahun asal Lumajang, Jawa Timur.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi menyampaikan, pelaku tidak hanya mencuri handphone dan cincin tetapi juga shampoo.
"Pelaku mengakui mengambil HP merk Xiaomi, cincin, dan shampo, kerugian sekitar Rp2,5 juta," ungkapnya, pada Jumat (10/1/2025).
Dijelaskannya, pelaku beraksi seorang diri dan sudah mengetahui situasi di sekitar TKP sehingga bisa melakukan aksi pencurian itu dengan mudah saat mengetahui pintu kamar kos tidak terkunci.
"Pengambil dengan mudah saat pintu kamar tidak terkunci. pelaku mengakui perbuatannya melakukan pencurian sendirian," bebernya.
Atas perbuatannya Rifai dijerat pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian dan kini tak lagi menghirup udara bebas. (*)
Berita lainnya di Pencurian di Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.