Longsor di Denpasar

JENAZAH Korban Longsor di Ubung Dipulangkan, Kaki Sulaiman Tertimpa Batu Besar, yang Selamat 6 Orang

Sulaiman (35) menuturkan bagaimana mulanya kejadian tragis tanah longsor di Jalan Ken Dedes I Desa Ubung Kaja, Denpasar pada Senin (21/1).

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
TKP - Sulaiman (35) menuturkan bagaimana mulanya kejadian tragis tanah longsor di Jalan Ken Dedes I Desa Ubung Kaja, Denpasar pada Senin (21/1). Pria asal Senduro, Pasrujambe, Surabaya ini berhasil menyelamatkan diri dari material longsor yang menyebabkan 5 orang meninggal dunia.  

Selain itu, korban meninggal dunia lainnya, Didik (25) asal Desa Pragak, RT 27, Dusun Dukuh Sruwuh, Kelurahan Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan dan jenazahnya dibawa ke RSU Surya Husada.

Sarip (27) asal Desa Pragak, RT 27, Dusun Dukuh Sruwuh, Kelurahan Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Kemudian korban terakhir yang ditemukan adalah Wito (50) asal Malang dan jenazahnya dibawa ke RSUP Prof Ngoerah. 

Cek Kesehatan

Korban selamat dari longsor di Ubung Kaja mendapatkan pelayanan pengecekan kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar melalui Puskesmas yang digelar di tempat tinggal sementara pada Selasa (21/1).

Hal ini bertujuan memastikan perawatan serta kesehatan korban selamat setelah bencana. Kepala Dinkes Kota Denpasar, AA Ayu Candrawati saat dikonfirmasi mengatakan pengecekan kesehatan ini dilaksanakan guna memastikan kondisi kesehatan korban selamat.

Hal ini utamanya untuk memberikan terapi penyembuhan. Mengingat beberapa korban selamat masih terdapat luka dan lebam di beberapa tubuh. “Mereka terus kami pantau, sekaligus memberikan terapi untuk perawatan agar semua korban selamat dapat sembuh kembali,” katanya.

Sebanyak 3 orang korban mendapatkan perawatan dan pengecekan kesehatan di lokasi tempat tinggal sementara. Sedangkan 3 orang korban selamat lainya masih menjalani perawatan di rumah sakit.  

Di mana, secara umum korban yang berada di tempat tinggal sementara tergolong sehat. Namun demikian terdapat luka-luka yang masih memerlukan perawatan. “Tentu perawatan optimal akan terus kami berikan. Dan semoga seluruh korban selamat dapat kembali sehat,” ujarnya. (sar/sup)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved