Longsor di Denpasar

Kesaksian Sulaiman, Korban Selamat Musibah Tanah Longsor Denpasar, Berhasil Lari Saat Ambil Air 

Salah satu korban tanah longsor Jalan Ken Dedes, Denpasar yang berhasil menyelamatkan diri yakni Sulaiman (35) asal Senduro, Pasrujambe, Surabaya.

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Salah satu korban tanah longsor di Jalan Ken Dedes, Denpasar, Bali yang selamat, Sulaiman, saat melihat reruntuhan bangunan pasca longsor, Selasa 21 Januari 2025. 

Kesaksian Sulaiman, Korban Selamat Musibah Tanah Longsor Denpasar, Berhasil Lari Saat Ambil Air 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Salah satu korban tanah longsor Jalan Ken Dedes, Denpasar, Bali yang berhasil menyelamatkan diri yakni Sulaiman (35) asal Senduro, Pasrujambe, Surabaya.

Ia pun menuturkan bagaimana mulanya kejadian tragis tersebut berlangsung. 

“Kalau kejadian pertama itu jam 07.30 Wita, saya ambil air ke belakang kan karena kerannya cuma satu kumpul di kamar belakang itu kerannya, saya ambil air mau bersihin kandang ayam ada temen saya cari gas LPG, dia cari ke toko terus datang mau masak,” jelas, Sulaiman pada, Selasa 21 Januari 2025. 

Saat Sulaiman mengambil air, tak lama kemudian ia mendengar suara ‘bruk’ dan saat ia menoleh ke belakang sudah ada batu besar di pondasi bangunan atas. 

“Jadi batu itu gelundung (jatuh) di bawah, kena kaki saya terus saya lari, temen saya sudah ketanam di situ, cuma dua orang itu yang selamat,” imbuhnya. 

Penanganan korban longsor di Ubung Kaja Denpasar, Senin 20 Januari 2025
Penanganan korban longsor di Ubung Kaja Denpasar, Senin 20 Januari 2025 (Tribun Bali/Putu Supartika)

Ia juga menjelaskan, posisi teman-temannya saat itu ada yang di dalam kamar masih tertidur dan ada yang sedang di dapur memasak.

Sulaiman mengatakan kejadian longsor ini begitu cepat dengan ketinggian kurang lebih 12 meter dari pondasi atas.

Total kamar kos yang terkena tanah longsor sebanyak dua kamar. 

Baca juga: Update Longsor di Denpasar: Pihak Keluarga Tunggu Berkas Kepolisian untuk Pemulangan Jenazah

“Waktu itu mau teriak tidak bisa, tidak bisa bangun saya tidur di tanah, nggak bisa manggil pertolongan tetangga jauh di sini, jadi saya perasaan lari ke bawah lari lagi ke sini, balik lagi saya kayak orang stres, panik udah, caranya gimana lari lagi saya. Lama-lama ada orang denger dateng langsung banyak yang bantu di sini,“ bebernya. 

Teman Sulaiman yang selamat, posisinya sedang berada di dalam kamar kos dan mengalami luka lecet di punggung dan kaki.

Sehingga korban masih bisa naik ke atap rumah melewati runtuhan bangunan.

Baca juga: VIDEO Aksi Heroik Edi Sunarjo, Selamatkan Temannya Tertimbun Longsor di Ubung Denpasar Bali

Sulaiman sudah tinggal di kos tersebut kurang lebih satu bulan, dan korban-korban meninggal baru 15 hari tinggal di sana.

Sebelumnya pun Sulaiman mengatakan tidak ada tanda-tanda tanah longsor.

Ia juga menjelaskan pengerukan belakang kamar kos baru dilakukan kurang lebih satu bulan yang lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved