Berita Denpasar
AKIBAT HUJAN! 7,25 Hektare Sawah di Denpasar Gagal Panen
Sektor pertanian di Kota Denpasar terdampak oleh musim hujan yang terjadi belakangan ini.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Sektor pertanian di Kota Denpasar terdampak oleh musim hujan yang terjadi belakangan ini.
Dimana hujan ini menyebabkan lahan sawah terancam mengalami gagal panen.
Dinas Pertanian Kota Denpasar mencatat, setidaknya ada 7,25 hektare lahan padi atau sawah mengalami gagal panen.
Selain itu, musim tanam juga mengalami kemunduran akibat hujan yang mengguyur terus menerus.
Baca juga: Lahan Kosong Berubah Jadi Tempat Sampah Liar, Kelurahan Padangsambian Denpasar Turun Tangan
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura IGAN Anggreni Suwari mengatakan, musim hujan mengganggu produksi baik itu tanaman padi maupun hortikultura.
"Untuk komoditas tanaman khususnya padi terjadi gagal panen seluas 7,25 hektare di Subak di Kecamatan Denpasar Selatan," katanya.
Gagal panen ini, diakibatkan oleh banjir yang menggenangi lahan persawahan.
Baca juga: Arti Mimpi Melihat Lubang, Mewakili Kepuasan Hubungan
Banjir ini juga merusak jaringan irigasi yang membuat lahan seluas 11 hektare mengalami mundur tanam dari seharusnya.
Selain tanaman padi, komoditas hortikultura khususnya cabai juga mengalami gagal panen.
Gagal panen terjadi di Subak Anggabaya seluas 0,4 hektare akibat serangan layu fusarium dan layu bakteri yg merebak di musim penghujan.
Disinggung terkait upaya pemerintah membantu petani, Agung Bayu mengatakan, untuk komoditas padi yang mengalami gagal panen sudah dicover oleh program asuransi usaha tani padi ( AUTP).
Dalam hal ini petani mendapatkan ganti rugi sebesar Rp6 juta per hektare.
Saat ini proses pembayaran klaim tersebut masih dalam tahap administrasi.
Sementara untuk komoditas cabai, petani dibantu dengan bantuan bibit bawang merah dan saprodi agar lahan bekas cabai yang gagal panen masih tetap berproduksi. (*)
| DAYA BELI MENURUN! Demam Jersey Piala Dunia 2026 di Denpasar Menurun Karena Lesunya Ekonomi |
|
|---|
| Kenaikan Tunjangan Guru, Guru di Denpasar Harap Ada Pengurangan Beban di Luar Mengajar |
|
|---|
| SERIUS Tingkatkan Perolehan Pajak, Bapenda Denpasar Akan Luncurkan Kluster Kedai Pasar |
|
|---|
| 7 Jabatan Setingkat Kadis di Pemkot Denpasar Kosong, Pengisian Tunggu Arahan Walikota |
|
|---|
| Guru di Denpasar Apresiasi Kenaikan Tunjangan, Harap Ada Pengurangan Beban di Luar Mengajar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Lahan-pertanian-di-kawasan-Sanur-Kauh-Denpasar-Bali-999.jpg)