Travel
WISMAN Ditarget Naik Jadi 700 Ribu, Dinas Pariwisata Buleleng Rancang Strategi Penuhi Target
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Buleleng pada tahun 2025, ditargetkan tembus 700 ribu orang.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Buleleng pada tahun 2025, ditargetkan tembus 700 ribu orang. Pihak Dinas Pariwisata pun kini telah merancang berbagai strategi untuk merealisasikan target tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara saat ditemui Selasa (11/2). Dody mengatakan, secara umum jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Buleleng mengalami peningkatan di tahun 2025. Di mana target secara keseluruhan mencapai 1,7 juta orang.
"1,7 juta wisatawan ini meliputi 1 juta wisatawan domestik dan 700 ribu wisatawan mancanegara. Kalau di tahun 2024 targetnya 1,5 juta wisatawan," ucapnya.
Baca juga: NEKAT Jadi Instruktur Diving Ilegal, 2 WNA China Dideportasi Imigrasi Kelas II TPI Singaraja
Baca juga: DAMPAK Pemotongan Anggaran Operasional RRI-TVRI pada PHK, AJI Bersuara, Bahaya Bagi Informasi Publik

Khusus wisatawan mancanegara, lanjut Dody, pada tahun 2024 realisasinya mencapai 604.833 wisatawan. Kebanyakan wisatawan yang berkunjung berasal dari negara Perancis. "Kunjungan paling banyak dari Perancis mencapai 129.525 orang. Selanjutnya dari Jerman, China, Belanda, Rusia, Australia, Amerika, Italia, Inggris, Spanyol. Itu peringkat 10 besarnya," sebut Dody.
Dody optimistis target kunjungan 700 ribu wisatawan mancanegara bisa direalisasikan. Apalagi di tahun 2025 ini, setidaknya ada 13 kapal pesiar mewah yang telah dijadwalkan mampir ke Buleleng.
"Sementara yang sudah terjadwal ada Royal Caribbean Cruise Line, Norwegian Cruise Lane, dan ROW management," sebutnya.
Dody mengatakan, pada bulan Januari hingga April 2025 sudah ada 8 kapal pesiar yang dijadwalkan akan mampir ke Buleleng melalui Pelabuhan Celukan Bawang. Sedangkan sisanya dijadwalkan pada Oktober hingga Desember. "Rata-rata penumpang kapal pesiar sebanyak 2.100 orang ditambah 900 crew," ucap dia.
Selain dari kapal pesiar, berkesinambungan juga melakukan pengembangan daya tarik wisata, untuk lebih menarik wisatawan. Salah satunya pengembangan kawasan wisata Pantai Binaria Lovina.
"Kami berupaya mengoptimalkan konektivitas kawasan wisata melalui konsep “Triple B” (Bali Utara, Bali Barat, dan Banyuwangi), yang akan mempermudah akses wisatawan ke beberapa destinasi unggulan," ungkapnya. (mer)
INSIDEN Penembakan WNA Tak Berpengaruh, Australia Masih Mendominasi Kedatangan Turis ke Bali |
![]() |
---|
KAPAL Cepat Banyuwangi-Denpasar Uji Coba, Waktu Tempuh 2,5 Jam, Angkut 400 Penumpang, Ini Biayanya! |
![]() |
---|
Destinasi Wisata Rawan Laka Laut, Polsubsektor Lembongan Perketat Pengawasan di Devil's Tears |
![]() |
---|
LARI & Potensi Ekonomi Komunitas di Bali, Pererenan Contoh Sinergi Pariwisata, Investasi & Lokal |
![]() |
---|
CEKREK! Selfie di Nuanu Creative City Spot Foto Instagramable di Pulau Dewata, Simak Beritanya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.