Berita Badung
Petang dan Abiansemal Badung Akan Dijadikan Perkotaan Agropolitan
Pemerintah Kabupaten Badung menetapkan Kecamatan Petang dan Abiansemal sebagai kawasan perkotaan agropolitan.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Petang dan Abiansemal Badung Akan Dijadikan Perkotaan Agropolitan
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung menetapkan Kecamatan Petang dan Abiansemal sebagai kawasan perkotaan agropolitan.
Rencana ini telah dimasukkan dalam kebijakan dan strategi kawasan strategis kabupaten, khususnya dari sudut kepentingan pertumbuhan ekonomi.
Baca juga: Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Terhadap Raperda RTRW Badung 2025-2045
Kawasan perkotaan agropolitan ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian dengan dukungan infrastruktur dan inovasi teknologi.
Mengingat wilayah tersebut merupakan wilayah yang paling banyak lahan pertaniannya.
Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, menyatakan bahwa konsep agropolitan yang diterapkan bertujuan untuk mengembangkan pusat perdagangan guna mendukung infrastruktur pertanian dan permukiman.
Baca juga: Penutupan Finns dan Atlas Berdampak pada PAD Badung, Ini Kata Giri Prasta
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan produksi pertanian dengan memanfaatkan teknologi inovatif yang ramah lingkungan, serta mendorong pengembangan agrowisata dan eduwisata di wilayah tersebut.
"Tidak hanya itu, industri pengolahan hasil pertanian juga akan dikembangkan guna meningkatkan nilai tambah bagi para petani dan masyarakat setempat," ujarnya.
Diakui dengan konsep agropolitan ini, Pemkab Badung ingin menciptakan ekosistem pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.
Baca juga: Giri Prasta Angkat Bicara Terkait Penutupan Atlas dan Finns Beach, Sebut Berdampak ke PAD Badung!
Nantinya juga mencakup pengembangan pusat perdagangan, peningkatan teknologi pertanian yang ramah lingkungan, serta pemanfaatan sektor agrowisata dan eduwisata untuk mendukung ekonomi lokal.
"Keputusan ini mempertimbangkan potensi pertanian di Kecamatan Petang dan Abiansemal yang selama ini dikenal sebagai sentra produksi pertanian," tegasnya.
Lebih lanjut dirinya menyebutkan, agropolitan sendiri merupakan konsep kawasan yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian, mencakup kota pertanian dan desa-desa yang menjadi sentra produksi di sekitarnya.
Baca juga: VIDEO Sejumlah Terduga Pelaku Diamankan dan Diperiksa, Kasus WNA Hajar Security di Badung Bali
Dengan demikian, wilayah ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat yang berbasis pertanian.
"Jadi pemerintah Kabupaten Badung telah merancang berbagai strategi untuk mendukung keberlanjutan kawasan agropolitan ini."
"Beberapa di antaranya adalah pengembangan pusat perdagangan untuk mendukung kegiatan pertanian, pemerataan infrastruktur pertanian dan permukiman, serta peningkatan produksi melalui pemanfaatan teknologi modern yang tidak merusak lingkungan," bebernya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Gambar-peta-Kecamatan-Petang-yang-akan-dijadikan-kawasan-perkotaan-agropolitan.jpg)