Berita Buleleng

TMMD ke 124 Targetkan Pembangunan Jalan Sepanjang 1,2 Kilometer di Desa Depeha Buleleng

Desa Depeha di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali menjadi target sasaran pelaksanaan Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa

Istimewa
TMMD - Suasana pembangunan ruas jalan melalui kegiatan TMMD pada tahun 2022 lalu, di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan. Tahun 2025 ini, TMMD kembali digelar yang berlokasi di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan dengan target pembangunan jalan sepanjang 1,2 kilometer. 

TMMD ke 124 Targetkan Pembangunan Jalan Sepanjang 1,2 Kilometer di Desa Depeha Buleleng

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Desa Depeha di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali menjadi target sasaran pelaksanaan Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 124 tahun 2025.

Target utama dalam program ini adalah pembangunan akses jalan sepanjang 1,2 kilometer. 

Baca juga: DUGA Ada Korupsi, Kantor Pengembang Rumah Subsidi di Buleleng Digeledah Kejati Bali, Amankan Bukti!

Komandan Kodim (Dandim) 1609/Buleleng, Letkol Kav Angga Nurdyana mengungkapkan, dipilihnya Desa Depeha sebagai lokasi TMMD ke 124 lantaran di wilayah tersebut belum ada akses jalan berdampak ke masyarakat.

Hal ini sesuai dengan surat telegram dari Pangdam IX/Udayana dan Danrem 163/Wirasatya. 

"Akses jalan ini sangat penting. Karena dimanfaatkan sebagai akses perekonomian, pengembangan daerah agrowisata, dan kegiatan upacara adat bagi masyarakat setempat," ucapnya Minggu (23/2/2025).

Baca juga: Inspirasi Baru untuk Buleleng, Selamat Atas Dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Periode 2025-2030

Lanjut dipaparkan, ada dua kegiatan dalam TMMD ke 124 di Desa Depeha. Meliputi kegiatan fisik dan non fisik.

Sasaran utama kegiatan fisik berupa Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1.255 meter.

"Jalanan ini menghubungkan antara Desa Depeha dengan Desa Bukti, yang sama-sama berada di wilayah Kecamatan Kubutambahan," ucapnya. 

Selain itu adapula kegiatan betonisasi empat meter dengan ketebalan 12 sentimeter, pembangunan senderan jalan di empat titik dengan panjang total 427 meter, pembuatan gorong-gorong sepanjang enam meter lebar 75 sentimeter, serta pembuatan drainase sepanjang 501 meter dengan lebar 50 sentimeter. 

"Untuk sasaran tambahan yakni rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, pembangunan reservoar serta pompa air, dan penghijauan dengan 500 pohon," sebutnya. 

Sedangkan sasaran non fisik meliputi kegiatan penyuluhan. Mulai dari penyuluhan kesadaran bela negara, cinta tanah air dan wawasan kebangsaan; penyuluhan pemberdayaan masyarakat desa, perdagangan dan industri; serta sejumlah penyuluhan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

"Sesuai rencana, TMMD ke-124 di Desa Depeha akan berlangsung mulai dari Bulan Mei hingga Juni, yang diawali dengan pra TMMD pada Maret 2025," tandasnya. 

Sementara itu, Perbekel Desa Depeha, I Gede Srinyarnya mengungkapkan, kondisi akses transporasi dari Desa Depeha ke desa lainnya tergolong kurang baik.

Salah satunya ruas jalan yang menghubungkan Desa Depeha dengan Desa Bukti ini. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved