Berita Badung

MENGAPA Bupati Badung & Wakil Bupati Belum Tempati Rumah Dinas? Akan Ada Dana Anggaran Rp5 Miliar

Hal itu pun memungkinkan, jika menjawab alasan mengapa hingga sampai saat ini rumah jabatan bupati dan wakil bupati belum ditempati.

Tribun Bali/Komang Agus Aryanta
KOSONG - Kondisi Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung yang saat ini masih kosong pada Rabu 26 Februari 2025. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sebelum ditempati, ternyata rumah jabatan Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung, yang berlokasi di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung akan direnovasi. Pemerintah setempat menyiapkan anggaran cukup fantastis yakni Rp 5 miliar.

Hal itu pun memungkinkan, jika menjawab alasan mengapa hingga sampai saat ini rumah jabatan bupati dan wakil bupati belum ditempati.

Padahal pasca dilantik menjadi Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa - Bagus Alit Sucipta sudah bisa menempati fasilitas negara itu.
 
Kabag Umum Setda Badung, I Nyoman Artaka mengatakan tidak menampik jika kedua rumah jabatan itu akan direnovasi. 

Baca juga: MARAK Kejahatan di Bali Hingga Ada Korban Jiwa, Kapolda Bali Kumpulkan 741 Bhabinkamtibmas di Bali

Baca juga: KOSTER Tegaskan Kepala Daerah PDIP se-Bali Tetap Solid, Siap Ikuti Retret Kepemimpinan Gelombang 2

PASANGAN - Padahal pasca dilantik menjadi Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa - Bagus Alit Sucipta sudah bisa menempati fasilitas negara itu.
PASANGAN - Padahal pasca dilantik menjadi Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa - Bagus Alit Sucipta sudah bisa menempati fasilitas negara itu. (ISTIMEWA)

"Sejatinya setelah dilantik, Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung diberikan fasilitas rumah jabatan. Hanya saja saat ini belum dapat ditempati lantaran masih dalam proses renovasi," katanya Rabu 26 Februari 2025.

Pihaknya mengaku rumah jabatan itu memang harus diperbaiki, seperti pengecatan tembok, penggantian korden yang kusam, dan peralatan lain. Disebutkan, renovasi ini baru dapat dilakukan lantaran sebelumnya masih ditempati. 

"Kebetulan juga peralihan kepemimpinan dari lengsernya I Nyoman Giri Peasta - I Ketut Suiasa dan dilantiknya I Wayan Adi Arnawa - Bagus Alit Sucipta waktunya berbarengan. Artinya dari peralihan ini memang ada yang perlu diperbaiki," bebernya.

Artaka mengaku, perbaikan yang akan dilakukan ini paling lambat dapat diselesaikan pada April 2025 mendatang.

Selain rencana perbaikan, juga akan dilakukan upacara secara Agama Hindu dulu seperti pengulapan, pamerasita, pembersihan pada Purnama Sasih Kadasa di bulan April.

"Mungkin setelah perbaikan dan diupacarai baru Bupati dan Wakil Bupati bisa menempatinya,"  ungkapnya.

Terkait kondisi saat ini, birokrat asal Tabanan ini memaparkan, rumah jabatan Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung sedikit mengalami kebocoran.

Kendati demikian perbaikan dua rumah tersebut pun telah dianggarkan melalui APBD Badung mencapai Rp 5 miliar. 

"Nanti selain kita renovasi bangunan, beberapa  furniture juga kita lengkapi, behitu juga kasur lemari dan fasilitas lainnya," kata Artaka.

Disinggung mengenai anggaran, pihaknya mengaku Rp 5 miliar dibagi menjadi dua yakni untuk rumah jabatan Bupati Badung dianggarkan Rp 2,5 miliar dan Wakil Bupati Badung juga Rp 2,5 miliar.

"Mudah-mudahan itu cukup dan perbaikan tidak ada masalah, sehingga prosesnya selesai sesuai dengan target," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved