Berita Klungkung
TURIS Terkesan 'Dipalak' Bupati Satria Soroti Pungutan di Nusa Penida, Rencanakan Antisipasi Ini
Made Satria menjelaskan, sistem pungutan wisatawan yang masih secara manual seperti saat ini, justru mendapatkan kesan negatif dari wisatawan.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Pungutan retribusi kunjungan wisatawan ke Nusa Penida yang sampai saat ini masih manual, mendapatkan sorotan dari Bupati Klungkung I Made Satria.
Sehingga ia secepatnya akan mencoba merombak sistem pungutan retribusi wisatawan menjadi secara digital. Hal ini juga nantinya untuk mematangkan rencana konsep pariwisata One Gate One Destination di Nusa Penida.
Made Satria menjelaskan, sistem pungutan wisatawan yang masih secara manual seperti saat ini, justru mendapatkan kesan negatif dari wisatawan.
Baca juga: BTID Diminta Percepat Pembangunan KEK Kura Kura Bali, Akan Dibuat Aturan Khusus untuk Akses
Baca juga: Realisasi PAD 2024 Rp 1,475 T, DPRD Klungkung Gelar Rapat Paripurna, Bahas LKPJ Pj Bupati 2024
"Justru sistem pungutan manual seperti saat ini, banyak wisatawan komplain. Petugas pungut sering mengejar wisatawan untuk bayar retribusi, mereka jadi merasa dipalak. Artinya secara etika kan kutmrang baik," ungkap Made Satria, Senin (10/3).
Sehingga ke depan dengan penerapan One Gate One Destination, sistem pembayaran retribusi akan dibenahi menjadi berbasis digital. Dengan One Gate One Destination, setiap destiansi wisata di Nusa Penida akan dikenakan pungutan retribusi. Namun dipungut sekali ketika wisatawan akan berwisata ke Nusa Penida.
Wisatawan dapat langsung melakukan pembayaran ke destinasi wisata, langsung pada saat pembelian tiket. Sehingga sistem pungutan akan lebih rapi, minim kebocoran dan tentunya transparan.
"Digitalisasi atau e-ticketing ini memang yamg diharapkan wisatawan. Nanti ini imbasnya ke peningkatan PAD yang signifikan, jika One Gate One Destination ini sudah berjalan," ungkapnya.
Ia telah melakukan pendataan, saat ini ada 17 destinasi wisata unggulan di Nusa Penida. Tahap awal, akan disusum payung hukum untuk memungkinkan One Gate One Destination di Nusa Penida.
Lalu menyatukan komitmen dengan masing-masing desa adat yang juga mengelola destinasi wisata. Lalu dilanjutkan dengan penataan infatruktur menuju destinasi, maupun penataan terhadap setiap destiansi wisata. (mit)
Desa Batumadeg Nusa Penida Bali Segera Miliki Sekolah PAUD Negeri Senilai Rp 1,6 Miliar |
![]() |
---|
8 KK Dipulangkan Akhir Pekan Ini, 6 Bulan di Pengungsian Warga Sental Kangin Segera Balik ke Rumah |
![]() |
---|
8 KK Dipulangkan Akhir Pekan Ini ke Banjar Sental Kangin, Bupati Satria Bakal Temui Tokoh Banjar |
![]() |
---|
Forkopinda Bahas Rencana Pemulangan Pengungsi Kasepekang Asal Sental Kangin |
![]() |
---|
Sampan Barang Tenggelam di Kusamba, Kerugian Rp1 Miliar, BPBD Ingatkan Potensi Ombak Tinggi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.