bisnis
SIDAK! Satgas Pangan Temukan Takaran MinyaKita 'Disunat' Ini Hasil di Sejumlah Tempat di Buleleng
Sidak tersebut melibatkan Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi UKM (Dagperinkop UKM) Kabupaten Buleleng.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Viralnya produk minyak goreng MinyaKita yang tidak sesuai takaran, ternyata juga ditemukan di Buleleng. Hal ini terungkap dalam sidak yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Buleleng, Rabu (12/3).
Sidak tersebut melibatkan Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi UKM (Dagperinkop UKM) Kabupaten Buleleng. Sidak menyasar sejumlah kios dan toko di Pasar Anyar.
Baca juga: KASUS Pembunuhan Pande Gede Dilimpahkan Ke Polda Bali dengan 3 Tersangka Seorang Wanita
Baca juga: KOSTER Akan Beri Rp500Juta-Rp1 M, Bagi Desa atau Desa Adat yang Berhasil Olah Sampah Berbasis Sumber

Kanit IV Tipidter Satreskrim Polres Buleleng, Iptu I Nyoman Sudiarta mengungkapkan, dalam sidak tersebut pihaknya menemukan takaran MinyaKita yang tidak sesuai alias disunat. Di mana pada kemasan bertuliskan 1.000 mililiter, namun setelah diperiksa hanya berisi 750 mililiter. "Ini ditemukan di salah satu toko yang berada di areal Pasar Anyar," ucapnya.
Selain di Pasar Anyar, sidak juga menyasar sejumlah kios yang berlokasi di Jalan Surapati. Hanya saja setelah dicek, hasilnya sesuai dengan takaran yang tertera pada kemasan.
Iptu Sudiarta mengatakan, sidak ini sebagai upaya pengawasan terhadap distribusi minyak goreng di Buleleng, guna memastikan kepatuhan terhadap standar takaran produk. Upaya ini sekaligus sebagai langkah pencegahan terhadap pelanggaran yang merugikan konsumen.
"Temuan ini akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan instansi terkait. Ini sebagai bentuk memastikan perlindungan konsumen, terhadap produk yang beredar di pasaran," ucapnya. (mer)
Hadirkan Band Juicy Luicy, PLN Dukung Penyelenggaraan Bali EV Festival 2025 |
![]() |
---|
SIAPKAN Proyek Baru PLTS 9-10 MW di Badung, Kapasitas PLTS di Bali Saat Ini Capai 50 MW |
![]() |
---|
TAX Ratio Diprediksi Hanya 15,01 Persen dari PDB, Target Tax Ratio Masih Jauh dari Harapan |
![]() |
---|
POTENSI Transaksi Produk Makanan Olahan Rp221 Miliar di India |
![]() |
---|
Penggerak Ekosistem Digital, 1 Dekade Batic 2025, Jawab Tantangan Transformasi Digital dan AI |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.