Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Nyepi 2025

DISHUB Badung Siagakan 188 Personel, Hadapi Pelaksanaan Melasti Jelang Hari Raya Nyepi

Kadis Perhubungan Badung AA. Rai Yuda Darma mengatakan, akan mengerahkan 188 personel yang akan bertugas melakukan penjagaan dan pengaturan lalu linta

istimewa
Kadishub Badung, AA Ngurah Rai Yuda Darma - Dishub Badung Mulai Siagakan Personil Jelang Nataru, Siap Ikut Bantu Ramcek dan Jaga Lalin 

TRIBUN-BALI.COM -  Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung akan menugaskan personelnya di sejumlah titik yang diprediksi mengalami kepadatan lalu lintas akibat iring-iringan peserta Melasti. Bahkan untuk Upacara melasti di Kabupaten Badung sendiri akan berlangsung pada Rabu (26/3).

Kadis Perhubungan Badung AA. Rai Yuda Darma mengatakan, akan mengerahkan 188 personel yang akan bertugas melakukan penjagaan dan pengaturan lalu lintas guna membantu rekan kepolisian sebagai bentuk kolaborasi antar instansi terkait di jalan raya.

"Titik-titik simpang yang diperkirakan mengalami kepadatan lalu lintas akibat tundaan dari iring-iringan peserta Melasti meliputi wilayah Badung Selatan, khususnya di Simpang Gunung Shang Hyang Kerobokan, Simpang Semer Kerobokan, dan Simpang Petitenget," kata Yuda Darma, Rabu (19/3).

Baca juga: 2.256 Pelamar Diterima di Unud via Jalur SNBP, Segera Verifikasi Data Akademik dan Registrasi Ulang!

Baca juga: SIAP 5 Titik Kantong Parkir & 6 Shuttle Bus, Pemkot Denpasar Antisipasi Kemacetan dalam Kasanga Fest

Simpang-simpang tersebut, kata Yuda Darma menjadi jalur bagi tiga Desa Adat yang akan menuju Segara Petitenget, yakni Desa Adat Kerobokan, Desa Adat Padang Luwih Dalung, dan Desa Adat Padangsambian. 

Bahkan untuk di Kabupaten Badung biasanya pelaksanaan pemelastian bisa berbarengan. “jadi ada beberapa desa bisa barengan. Melati akan dilakukan 26 dan 27 Maret 2025 mendatang,” bebernya.

Sementara itu, kepulangan dari segara Petitenget diperkirakan akan selesai sekitar pukul 14.00 Wita. Karena itu, masyarakat pengguna jalan yang melewati ruas Jalan Raya Kerobokan diimbau untuk menghindari Simpang Kerobokan pada jam-jam tersebut dan mencari jalur alternatif.

“Demikian pula bagi pengguna jalan yang menuju Kuta, Seminyak, dan Jalan Raya Petitenget-Batubelig, disarankan untuk mencari jalur lain guna menghindari kemacetan,” katanya.

Diakui pengalihan arus lalu lintas tidak memungkinkan dilakukan karena iring-iringan peserta Melasti berjalan secara estafet. Namun, di setiap simpang akan ditempatkan petugas yang berjaga dan mengatur lalu lintas, baik dari kepolisian maupun dari Dinas Perhubungan.

Selain di Badung Selatan, pelaksanaan Melasti di Badung Utara juga akan mendapat pengawalan dari personel Dishub yang ditempatkan di masing-masing simpang jalur Melasti.

Di wilayah ini, sebagian besar peserta akan menuju pantai dengan menggunakan moda transportasi darat dan berangkat lebih pagi dibandingkan peserta di Badung Selatan.

“Untuk pelaksanaan Melasti di Pantai Kuta, personel juga akan disiagakan di masing-masing simpang jalan Melasti sesuai dengan jadwal keberangkatan peserta yang menuju Pantai Kuta,” ucapnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian khususnya Satlantas Polres Badung dan Polresta Denpasar. Diharapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas ini, Melasti dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat pengguna jalan dapat menyesuaikan rute perjalanan mereka guna menghindari kemacetan.

“Koordinasi dengan jajaran satlantas Polresta Denpasar dan Polres Badung akan kita lakukan dalam pengaturan lalulintas,” imbuhnya. (gus)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved