Kebakaran di Bali

BUTUH 1 Jam Padamkan Api, Warung Nyonyo Sanur Reggae Ludes Terbakar!

Warung Nyonyo Sanur Reggae dilahap si jago merah hingga ludes hanya tersisa puing-puing pada Minggu (23/3) Wita dinihari. 

ISTIMEWA
PADAMKAN API – Petugas pemadam kebakaran Kota Denpasar berusaha padamkan api yang melahap Warung Nyonyo Sanur Reggae mengalami kebakaran, Minggu (23/3) dini hari. 

TRIBUN-BALI.COM  - Warung Nyonyo Sanur Reggae dilahap si jago merah hingga ludes hanya tersisa puing-puing pada Minggu (23/3) Wita dinihari. 

Warung yang kerap menyajikan live musik jujugan turis-turis asing itu terbakar sekitar pukul 01.30 Wita yang berlokasi di Jalan Cemara No 44 Sanur, Denpasar Selatan, Denpasar.  

"Warung sudah ditutup oleh pemiliknya dan pulang ke rumah, lalu pemilik mendapat kabar dari temannya warung terbakar dengan kondisi api sudah membesar," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi. 

Baca juga: RAYU & Tipu Pria, Kisah Agus Ariawan 8 Bulan Jadi Korban TPPO, Kerja Tanpa Gaji, Disiksa Tiap Hari!

Baca juga: KHAWATIR Terjebak Macet! Pemudik Mulai Antre di Pelabuhan Gilimanuk & Padangbai, Mulai Keluar Bali

Saat kejadian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar langsung bergegas ke lokasi mengerahkan unit dari seluruh pos. Karena pada saat kebakaran terjadi, angin kencang bertiup di wilayah Kota Denpasar, dikhawatirkan api berpotensi cepat membesar dan merembet ke obyek lainnya.

Pada pukul 02.45 Wita api berhasil dipadamkan oleh tim petugas Damkar sehingga api tidak merembet ke bangunan orang lain yang ada di sekitarnya.

Saksi Rahul Ensano yang bekerja di sebuah Bar tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) menerangkan, saat pertama diketahui api sudah berkobar dan sudah membesar, kemudian Isma Nuartika Sandi, pegawai Coco saat itu juga langsung mematikan listrik toko dan memindahkan gas-gas LPG ke tempat aman. 

"Api membakar seluruh isi warung meja kursi perabotan dan sound system habis terbakar," bebernya.

AKP Sukadi memastikan, bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kebakaran ini namun kerugian materiil yang dialami pemilik ditaksir mencapai Rp 100 juta. "Nihil Korban jiwa, diperkirakan kerugian Rp 100 juta," ujar dia. (ian)

Sementara itu, disinggung mengenai penyebab kebakaran, AKP Sukadi menyampaikan, bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik.

"Kebakaran diduga akibat adanya arus pendek listrik, pihak korban tidak mau membuat laporan ke Polsek Densel dan mengikhlaskan kejadian sebagai musibah," pungkasnya. (ian)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved