Berita Buleleng

Bupati dan Wabup Buleleng Sidak Disiplin Pegawai di Hari Pertama Kerja Pasca Libur Hari Raya

Bupati dan Wabup Buleleng Sidak Disiplin Pegawai di Hari Pertama Kerja Pasca Libur Hari Raya

istimewa
Sidak - Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda Buleleng saat melakukan sidak disiplin pegawai pada hari pertama kerja pasca libur panjang, Selasa (8/4/2025). Pada sidak tersebut Bupati juga melakukan pemantauan kondisi bangunan kantor yang perlu perbaikan. 

 


TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pemerintah Kabupaten Buleleng melakukan sidak disiplin pegawai pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan kantor Bupati Buleleng pada Selasa (8/4/2025).

Sidak dilakukan pasca libur panjang serangkaian hari raya Idul Fitri Idul Fitri 1446 Hijriah. 

Sidak dilakukan langsung oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna dan Sekretaris Daerah Buleleng, Gede Suyasa.

Ada sejumlah kantor OPD yang didatangi ketiganya. Meliputi gedung Sekretariat Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Bappeda, hingga Disdikpora Buleleng.

Baca juga: TAK MILIKI HUBUNGAN, Tapi Beruk Paksa Korban Berhubungan di Buleleng, Ditangkap Tanpa Perlawanan

Pada sidak tersebut, Bupati, Wakil Bupati dan Sekda memasuki setiap ruangan untuk meninjau disiplin pegawai. Termasuk bagaimana kinerja birokrasi berjalan pada hari pertama setelah libur panjang.

Bupati Sutjidra ditemui disela kegiatan sidak mengaku disiplin pegawai pada hari pertama ini sudah baik. Bahkan diakui suasana kerja pasca libur panjang sudah normal seperti biasa. 

"Kami berkeliling ke ruangan rekan-rekan pegawai di Kantor Bupati Buleleng ini. Kami senang melihat semua sudah masuk kerja. Cukup disiplin. Semua kinerja rutin sudah berjalan seperti biasa," ucapnya.

Baca juga: NYAWA Aiptu Made Berakhir di Seutas Selendang, Anggota Polres Buleleng Ulah Pati di Kandang Sapi

Dalam peninjauannya, Bupati Buleleng sekaligus berdiskusi tentang rencana perbaikan maupun pemugaran gedung kantor. Sehingga ruangan kerja pegawai lebih representatif dan nyaman untuk para pegawai. 


"Terutama di Gedung Dinas PMD, dan Bappeda, itu ada banyak bangunan lama peninggalan Belanda saat Singaraja masih menjadi Ibukota Sunda Kecil. Perlu kita pikirkan untuk diperbaiki namun tidak menghilangkan arsitektur asli. Sehingga ruangan-ruangan itu bisa dimanfaatkan," ujarnya.


Pada kesempatan itu pula, para pegawai diimbau agar secara rutin melakukan perawatan aset, utamanya alat elektronik penunjang kinerja. Selain juga menata, merapikan, dan mengorganisir arsip-arsip kantor dengan baik dan sistematis. 


"Ini untuk memastikan dokumen-dokumen tersebut tersimpan dengan rapi, mudah ditemukan, serta dapat diakses dengan efisien saat diperlukan," tandasnya. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved