Berita Jembrana
SELAMAT JALAN! Tulang Belulang Ayah Ditemukan di Jembrana, Si Sulung: Tanda ini Buat Kami Yakin
SELAMAT JALAN! Tulang Belulang Sang Ayah Ditemukan di Jembrana, Si Sulung: Tanda ini Buat Kami Yakin
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Beberapa tulang belulang atau kerangka manusia yang ditemukan di Jembrana kemarin telah diserahkan kepada pihak keluarga, Rabu 9 April 2025.
Serah terima tulang belulang itu dilakukan di Ruang Jenazah RSU Negara,
Diketahui, jenazah tersebut merupakan nelayan yang hilang bernama Ahmad Baiti (60) asal Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru pada 22 Maret lalu.
Hari ini, jenazah akan dimakamkan di TPU wilayah Banjar Air Anakan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana.
Baca juga: TERJAWAB! Identitas Tulang Belulang yang Ditemukan di Jembrana, Keluarga Tandai Celana Korban
Anak pertama korban, Sayulatifah (34) menuturkan, sejak ditemukannya tulang belulang tersebut pihak keluarga sudah menduga bahwa itu sang ayah.
Keyakinan keluarga kemudian diperkuat oleh celana training pendek warna hitam dengan garis merah milik sang ayah yang ditemukan di TKP.
"Diketahui dari celana ayah (korban). Tadi malam juga sudah diinformasikan. Karena celana yang dikenakan tersebut pernah dicuci oleh kakak ayah (bibi) sebelumnya," tuturnya didampingi suami Hanifan (38).
Dia melanjutkan, bahkan ada hal identik pada celana yang dikenakan korban atau sang ayah.
Yakni robekan kecil pada bagian belakang training hitam yang dikenakan korban atau sang ayah.
Baca juga: ADA APA? FBI Turun Tangan Kasus Kecelakaan Kadek Melly, Jenazah Tak Boleh Dijenguk Siapapun
Disisi lain, pada penemuan tulang belulang kemarin mencirikan kebiasaan bapak atau korban yang tidak mengenakan celana dalam.
"Dari tanda itu juga jadi semakin yakin bahwa itu ayah," jelasnya.
Terpisah, Kelian Banjar Pebuahan, Kanzan mengatakan, hari ini jenazah akan dimakamkan oleh pihak keluarga di TPU wilayah Desa Banyubiru, Kecamatan Negara.
Ia memohon doa agar seluruh proses pemakaman berjalan dengan aman dan lancar.
"Hari ini dimakamkan. Kami mohon doa semoga dilancarkan," sebutnya.
Sebelumnya, warga Desa Perancak, Kecamatan Jembrana digegerkan dengan penemuan tulang belulang yang diduga kerangka manusia, Selasa 8 April 2025 siang.
Diketahui tulang belulang yang ditemukan di pesisir Pantai Tibukleneng tersebut mulai dari pinggul, paha, hingga kaki kanan kiri.
Saat ini, tulang sudah dievakuasi ke RSU Negara untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.
Menurut informasi yang diperoleh, temuan tulang belulang itu awalnya diketahui oleh warga sekitar pukul 14.00 WITA.
Warga bernama Ni Wayan Purnama Wati (37) asal Banjar Perancak awalnya melintas di Pesisir Pantai Tibukleneng.
Tak disangka, ia justru melihat tulang belulang yang diduga tulang manusia.
Saksi lantas pergi ke rumah Kelian Banjar Perancak untuk menginformasikan hal tersebut.
Kelian Banjar lantas meluncur ke lokasi untuk mengambil dokumentasi.
Setelah itu, Kelian Banjar Perancak langsung ke kantor Desa melaporkan adanya penemuan tersebut kepada Kepala Desa Perancak dan Kepala Desa menghubungi pihak berwajib.
Diketahui, tulang belulang yang ditemukan mulai dari tulang iga, pinggul, tulang paha kanan dan kiri serta tulang kaki kanan dan kiri.
Selain itu juga ditemukan celana training pendek warna hitam bergaris merah tanpa menggunakan celana dalam.
"Diduga tulang kerangka manusia," ungkap Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto saat dikonfirmasi, Selasa 8 April 2025.
Sementara itu, hasil pemeriksaan dari Tim inafis dan Puskesmas 2 Jembrana diketahui panjang tulang kerangka 135 cm, tulang lebar pinggul 24 cm, tulang Paha atas 36 cm, tulang kaki 38 cm, tulang belakang 48 cm.
"Setelah identifikasi awal, tulang rangka yang diduga kerangka manusia tersebut dievakuasi menuju RSU Negara untuk identifikasi lebih lanjut," tandasnya.
BENDERA Peringatan Rawan Berenang Dipasang di Teluk Gilimanuk, Imbauan Keselamatan Beraktivitas |
![]() |
---|
KEPALA Nengah Terbentur Keras di Jalur Tengkorak Jembrana, Aspal Penuh Bercak Merah |
![]() |
---|
Lima Rumah Warga Jembrana Diterjang Gelombang Tinggi, Dua KK Mengungsi |
![]() |
---|
50 Orang Jadi Korban, Sayu Putu Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Rp 1,5 Miliar Lebih |
![]() |
---|
Antrian Mengular hingga Masjid Gilimanuk, Cuaca Buruk, Pelabuhan Gilimanuk Ditutup Hampir 2 Jam |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.