Penemuan Tulang Manusia
Hilang Sejak Maret Lalu, Nelayan di Jembrana Ditemukan Tinggal Kerangka, Anak: Itu Celana Bapak
Tulang belulang di pesisir Pantai Tibu Kleneng, Perancak, Jembrana, Bali yang diduga kerangka manusia telah diakui pihak keluarga, Rabu 9 April 2025.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Selain itu juga ditemukan celana training pendek warna hitam bergaris merah tanpa menggunakan celana dalam.
Sementara itu, hasil pemeriksaan dari Tim Inafis dan Puskesmas 2 Jembrana diketahui panjang tulang kerangka 135 cm, tulang lebar pinggul 24 cm, tulang Paha atas 36 cm, tulang kaki 38 cm, tulang belakang 48 cm.
"Setelah identifikasi awal, tulang rangka yang diduga kerangka manusia tersebut dievakuasi menuju RSU Negara untuk identifikasi lebih lanjut," tandasnya.
Diserahkan ke Keluarga
Kemarin, kerangka manusia yang ditemukan akhirnya diserahterimakan kepada pihak keluarga yang mengakui di Ruang Jenazah RSU Negara, Jembrana, Rabu 9 April 2025.
Diketahui, jenazah tersebut merupakan nelayan yang hilang bernama Ahmad Baiti (60) asal Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru pada 22 Maret lalu.
Selanjutnya jenazah disemayamkan di TPU wilayah Banjar Air Anakan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara.
Anak pertama korban, Sayulatifah (34) menuturkan, sejak ditemukannya tulang belulang diduga kerangka manusia tersebut pihak keluarganya sudah menduga bahwa itu adalah ayahnya.
Keyakinan keluarga kemudian diperkuat oleh celana training pendek warna hitam dengan garis merah yang ditemukan di TKP.
"Diketahui dari celana bapak (korban). Tadi malam juga sudah diinformasikan. Karena celana yang dikenakan tersebut pernah dicuci oleh kakak bapak (bibi) sebelumnya," tuturnya didampingi Suami Hanifan (38).
Dia melanjutkan, bahkan ada hal identik pada celana yang dikenakan korban.
Yakni robekan kecil pada bagian belakang training hitam itu.
Di sisi lain, pada penemuan kemarin mencirikan kebiasaan bapak atau korban yang tidak mengenakan celana dalam.
"Dari tanda itu juga jadi semakin yakin bahwa itu Bapak," jelasnya.
Terpisah, Kelian Banjar Pebuahan, Kanzan mengatakan, jenazah dimakamkan oleh pihak keluarga di TPU wilayah Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. Ia memohon doa agar seluruh proses pemakaman berjalan dengan aman dan lancar. (*)
Berita lainnya di Penemuan Kerangka Manusia
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.