Berita Denpasar

Stok Vaksin Anti Rabies di Denpasar Bali 3.814 Vial, Ribuan Orang Telah Menggunakannya Sejak Januari

VAR tahap 2 sebanyak 1.163 vial untuk 1.163 orang, dan VAR tahap 3 sebanyak 509 vial untuk 509 orang.

Tribun Bali/Putu Supartika
Pelaksanaan vaksinasi rabies di Kota Denpasar - Stok Vaksin Anti Rabies di Denpasar Bali 3.814 Vial, Ribuan Orang Telah Menggunakannya Sejak Januari 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dinas Kesehatan Kota Denpasar memastikan stok vaksin anti rabies (VAR) masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Berdasarkan data per 14 April 2025, tersedia 3.063 vial VAR di UPT Farmasi dan 751 vial di Rabies Center yang tersebar di seluruh wilayah kota.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Agung Candrawati, menyatakan penggunaan VAR sejak Januari hingga Maret 2025 mencapai ribuan dosis. 

Tercatat VAR tahap 1 sebanyak 3.148 vial untuk 1.574 orang.

Baca juga: Sejak Januari 2025 Ditemukan 7 Anjing Positif Rabies di Denpasar Bali, Cakupan Vaksin 12.581 Ekor

Kemudian VAR tahap 2 sebanyak 1.163 vial untuk 1.163 orang, dan VAR tahap 3 sebanyak 509 vial untuk 509 orang.

"Stok masih mencukupi. Namun kalau stok mulai menipis, kami siap meminta tambahan dari provinsi. Stok di provinsi juga masih banyak, dan kami sudah bersiap melakukan pengadaan 10.000 vial tambahan di bulan April ini," ujarnya.

Sebagai langkah preventif, Pemkot Denpasar juga telah menyediakan Rabies Center yang dapat diakses masyarakat di seluruh kecamatan. 

Layanan ini tersedia di Puskesmas dan RSUD Wangaya Denpasar

Di Denpasar Timur, layanan rabies bisa diakses di Puskesmas Dentim I dan II.  

Di Denpasar Utara, tersedia di Puskesmas Denut I, II, dan III.  

Denpasar Barat menyediakan layanan di Puskesmas Denbar I dan II.  

Sementara Denpasar Selatan membuka layanan di empat puskesmas, yakni Puskesmas Densel I hingga IV.

Di sisi lain, Dinas Pertanian Kota Denpasar mengungkapkan bahwa sejak Januari hingga awal April 2025 telah ditemukan 7 ekor anjing positif rabies. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Ni Made Suparmi.

Sebagai respon, vaksinasi rabies terhadap Hewan Penular Rabies (HPR), khususnya anjing, telah digencarkan sejak Februari 2025. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved