Berita Bali

Heboh DPD Golkar Bali Nunggak Pembayaran Bibit Durian, Wiyasa: Sudah Selesai, Cuma Telat Bayar

bibit durian sebanyak 9.850 pohon dengan nilai transaksi Rp 344.750.000 disalurkan melalui Badan Pembinaan Petani Golkar, yang diketuai Jro Putu Tesan

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
I Nyoman Sugawa Korry. Heboh DPD Golkar Bali Nunggak Pembayaran Bibit Durian, Wiyasa: Sudah Selesai, Cuma Telat Bayar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - DPD Golkar Bali disomasi oleh UD Bakti Pertiwi terkait dengan sisa pembayaran bibit durian kane.

Hal ini terkait dengan bantuan bibit durian dari Partai Golkar Bali kepada petani di Jembrana.

DPD Golkar Bali pun akhirnya angkat bicara terkait polemik ini. 

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Nyoman Sugawa Korry, mengatakan bahwa persoalan ini hanya miskomunikasi internal dan tidak perlu dibesar-besarkan.

Baca juga: Fraksi Golkar Desak Eksekutif Kaji Ulang Abiansemal dan Petang sebagai Kawasan Perkotaan Agropolitan

"DPD Provinsi Bali sudah menunaikan kewajiban sebelum pileg. Total bantuan senilai Rp 100 juta sudah disalurkan," kata Sugawa dalam klarifikasinya.

Ia mengatakan, bibit durian sebanyak 9.850 pohon dengan nilai transaksi Rp 344.750.000 disalurkan melalui Badan Pembinaan Petani Golkar, yang diketuai Jro Putu Tesan.

Untuk eksekusinya dilakukan oleh I Gusti Wiyasa dari UD Bakti Pertiwi. 

Dari jumlah tersebut, sisa pembayaran sebesar Rp 244.750.000 disebutkan belum dituntaskan oleh DPD Kabupaten dan para caleg penerima.

Sugawa menyatakan, penyelesaian akan difinalisasi dalam pertemuan pada 25 April 2025 mendatang. 

“Kita akan duduk bersama dengan DPD Kabupaten, para caleg terpilih, dan pihak pengadaan bibit. Diselesaikan secara baik dan kekeluargaan,” ujarnya.

Sementara itu, Gusti Wiyasa dari UD Bakti Pertiwi menegaskan bahwa tidak ada masalah besar dalam program ini.

"Ini cuma soal keterlambatan pembayaran. Sudah puput, sudah selesai," tegasnya singkat.

Dengan pernyataan ini, DPD Golkar Bali menutup isu dengan penekanan bahwa tidak ada penyelewengan maupun kegagalan program. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved