Berita Jembrana
Komisioner KPU Jembrana Meninggal Dunia, Hembuskan Nafas Terakhir di RS Prof Ngoerah Denpasar
Komisioner KPU Jembrana Meninggal Dunia, Hembuskan Nafas Terakhir di RS Prof Ngoerah Denpasar
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Anggota KPU Jembrana, Sa'rani meninggal dunia, Selasa 22 April 2025. Komisioner periode 2023-2028 ini menghembuskan nafas terakhirnya di RS Prof Ngoerah Denpasar.
Pria berusia 36 tahun ini disebutkan menderita sakit sejak bulan Maret lalu.
Ketua KPU Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya mengungkapkan, rekan kerjanya di komisi pemilihan umum kabupaten Jembrana tersebut meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.
Sejak bulan Maret 2025 lalu, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi tersebut sempat keluar masuk rumah sakit.
Baca juga: Giri Prasta Jawab Rumor Jadi Calon Kuat Ketua DPD PDIP Bali, Bagaimana Nasib Wayan Koster?
"Nggih, meninggal dunia tadi siang di RS Sanglah (Prof Ngoerah) di Denpasar," ungkap Adi Sanjaya saat dikonfirmasi.
Kabar ini tentunya menjadi duka mendalam bagi keluarga serta keluarga besar KPU Jembrana.
Sebab, Sa'rani merupakan salah satu anggota yang juga berkontribusi dalam menyukseskan Pilpres serta Pilkada serentak 2024 kemarin.
Baca juga: SEJOLI Tewas Kecelakaan, Selamat Jalan Diah dan Fatur, Adu Jangkrik dengan Bus Gunung Harta
"Informasinya karena sakit komplikasi. Semoga amal ibadah almarhum diterima disisiNya dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi musibah ini," ucapnya.
Saat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut terkait pemulangan jenazah menuju Jembrana. Rencananya, almarhum bakal disemayamkan di rumahnya wilayah Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara dan rencananya dimakamkan hari ini.
Dan sekadar informasi, kepergian pria kelahiran Sumenep 2 September 1988 silam ini meninggalkan istri dan dua yang masih kecil.
BENDERA Peringatan Rawan Berenang Dipasang di Teluk Gilimanuk, Imbauan Keselamatan Beraktivitas |
![]() |
---|
KEPALA Nengah Terbentur Keras di Jalur Tengkorak Jembrana, Aspal Penuh Bercak Merah |
![]() |
---|
Lima Rumah Warga Jembrana Diterjang Gelombang Tinggi, Dua KK Mengungsi |
![]() |
---|
50 Orang Jadi Korban, Sayu Putu Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Rp 1,5 Miliar Lebih |
![]() |
---|
Antrian Mengular hingga Masjid Gilimanuk, Cuaca Buruk, Pelabuhan Gilimanuk Ditutup Hampir 2 Jam |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.