Berita Denpasar
ATENSI PHK Massal, Arya Wibawa Ajak Perusahaan & Pekerja Adaptasi Kemajuan Teknologi
Terkait hal itu, Wakil Walikota Denpasar berharap masing-masing perusahaan dan pekerja melakukan adaptasi.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Saat ini, teknologi bergerak semakin cepat dan dianggap oleh banyak orang sebagai ancaman.
Terkait hal itu, Wakil Walikota Denpasar berharap masing-masing perusahaan dan pekerja melakukan adaptasi.
"Agar semua bisa melakukan adaptasi, pekerja dan perusahaan dalam menghadapi perkembangan teknologi," kata Arya Wibawa, Minggu (4/5).
Ia mengatakan, kondisi ekonomi di Denpasar masih baik dan pihaknya mengaku selalu mengikuti perkembangan ekonomi global. Dan ia berharap tahun ini pertumbuhan ekonomi tetap bisa bertahan di atas 5 persen.
"Kami akan jaga pertumbuhan ekonomi sehingga sehingga dunia kerja bisa lebih stabil dan kondusif," paparnya.
Baca juga: SEBANYAK 19.000 Seniman Dilibatkan Disbud Bali untuk Pesta Kesenian Bali XLVII 2025
Baca juga: BUNTUT Blackout di Bali Banyak Ikan Koi Mati, Giri Prasta Bahas Kompensasi Kerugian
Dirinya pun mengklaim jika di Denpasar belum ada masalah ketenagakerjaan seperti di daerah lain. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan antisipasi terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal di Denpasar.
Pihaknya tak mau kejadian yang terjadi di luar terjadi di Denpasar. Komunikasi Pemerintah Kota dengan perusahaan dan pekerja harus dibangun.
"Jangan sampai seperti kejadian di luar, ada 5 pekerja buruh bermasalah semua diajak mogok. Perusahaan akhirnya pailit lalu mereka semua kena PHK dan nuntut dipekerjakan lagi. Ini kami jadikan pelajaran jangan sampai itu terjadi di Denpasar. Pemerintah, perusahaan dan pekerja harus membangun komunikasi yang intens," imbuhnya.
Pihaknya juga menyiapkan pelatihan melalui Dinas Tenaga Kerja, dan melakukan riset, apa yang dibutuhkan perusahaan di Denpasar. (sup)
| Fakta Baru Dokter Disetrum di Denpasar Bali, Pelaku Awalnya Hanya Incar Dompet dan HP di Mobil |
|
|---|
| Geger di Panjer Denpasar Bali, Dokter Wanita Disetrum dalam Mobil, Pelaku Ternyata Bangkrut |
|
|---|
| Denpasar Mulai Uji Coba Digitalisasi Bansos, Sasar 21 Warga Kelurahan Peguyangan Bali |
|
|---|
| Pemkot Denpasar Launching Rumah Singgah, 76 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Tahun 2026 |
|
|---|
| Antisipasi Bentrokan dan Konsumsi Miras, Polisi Sambangi ABK di Pelabuhan Benoa Bali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Antisipasi-PHK-Massal-Wawali-Ajak-Beradaptasi-dengan-Kemajuan-Teknologi.jpg)