Perkelahian di Buleleng
Salah Paham Berujung Baku Hantam, Perkelahian Dua Sahabat di Buleleng Viral di Medsos
Peristiwa baku hantam antar dua pria viral di media sosial. Usut punya usut, peristiwa ini terjadi di depan salah satu toko modern yang berlokasi
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Salah Paham Berujung Baku Hantam, Perkelahian Dua Sahabat di Buleleng Viral di Medsos
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Peristiwa baku hantam antar dua pria viral di media sosial.
Usut punya usut, peristiwa ini terjadi di depan salah satu toko modern yang berlokasi di jalan raya Dewi Sartika Utara, Kabupaten Buleleng.
Pada video berdurasi 1 menit 13 detik yang tersebar di media sosial, nampak dua pria saling adu pukulan hingga salah satunya tersungkur.
Baca juga: VIDEO 9 Orang Diamankan Polisi dalam Perkelahian Antar 2 Kelompok ABK di Pelabuhan Benoa Bali
Seolah tak terima, pria yang tersungkur segera bangun dan mengambil barang seperti kayu, kemudian membalas pukulan.
Warga lainnya yang melihat peristiwa itu berusaha melerai beberapa kali.
Namun perkelahian keduanya tetap berlanjut.
Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Gede Juli saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa perkelahian itu. Dikatakan dia, peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis (8/5/2025) malam sekitar pukul 21.30 Wita.
Baca juga: KRONOLOGI LENGKAP Kasus Perkelahian Viral di Jalan A Yani Denpasar, 2 Pelaku Anak Dibawah Umur
"Peristiwa itu terjadi di depan Indomaret Jalan Raya Dewi Sartika Utara Lingkungan Kayu Buntil kelurahan Kampung Anyar, Kecamatan Buleleng," ungkapnya Minggu (11/5/2025).
Lanjut Kapolsek, dua orang yang terlibat perkelahian yakni Kadek Aris Swantara asal Kelurahan Kampung Anyar, Kecamatan Buleleng dan I Gede Angga Pradika asal Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng.
"Peristiwa perkelahian keduanya viral pasca direkam dan diunggah warga ke media sosial," imbuhnya.
Baca juga: Perkelahian Warga Sumba di Desa Ketewel, Gianyar: 1 Orang Masuk RS dan Rumah Dirusak
Menindaklanjuti viralnya video perkelahian tersebut, pihaknya segera melakukan mediasi terhadap Kadek Aris dan Gede Angga pada Jumat (9/5/2025) pukul 20.00 wita.
Mediasi yang berlangsung di Aula Mapolsek Singaraja melibatkan keluarga kedua belah pihak, Bhabinkamtibmas, serta kepala lingkungan setempat.
Dari mediasi yang dilakukan, lanjut Kapolsek, diketahui jika keduanya merupakan teman akrab dari kecil dan bertetangga.
Baca juga: Gara-Gara Salah Paham, Dua Remaja SMP Di Buleleng Bali Terlibat Perkelahian
Sedangkan pertengkaran keduanya akibat salah paham.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.