Kecelakaan di Buleleng

TRAGEDI Kecelakaan Maut, Budiasa Terpental 10 Meter, Anggota Linmas Tewas Usai Ditabrak Truk Molen!

Nyoman Budiasa (57), pria asal Banjar Dinas Pasek, Desa/Kecamatan Kubutambahan menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa ini.

ISTIMEWA
HANCUR - Kondisi truk pengangkut pasir yang hancur di sisi penumpang, pasca alami kecelakaan pada Minggu (29/6). Kecelakaan susulan ini terjadi pasca peristiwa truk molen yang mengalami rem blong. 

TRIBUN-BALI.COM - Peristiwa kecelakaan hingga mengakibatkan korban jiwa kembali terjadi di Kabupaten Buleleng pada Minggu (29/6).

Sebuah truk molen yang mengalami rem blong, menabrak warga hingga meninggal dunia dan patung Ganesha yang berada di pertigaan jalan Kecamatan Kubutambahan

Nyoman Budiasa (57), pria asal Banjar Dinas Pasek, Desa/Kecamatan Kubutambahan menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa ini.

Mirisnya pria yang juga anggota Linmas senior di Desa Kubutambahan ini tewas setelah terpental hingga 10 meter. 

Peristiwa kecelakaan tragis itu terjadi pada Minggu (29/6) sekitar pukul 18.35 wita. Lokasinya berada di ruas jalan Singaraja - Kintamani, tepatnya di wilayah Banjar Dinas Pasek, Desa/Kecamatan Kubutambahan. 

Baca juga: TIMAH Panas Residivis Pencurian, Oktavianus Dawa Ditangkap di Karangasem, Beraksi di 5 TKP Berbeda!

Baca juga: MOLOR Dana TC Atlet Buleleng Jelang Porprov Bali XVI Tahun 2025, Simak Penjelasannya!


Evakuasi – Petugas dan warga tampak mengevakuasi kecelakaan truk molen yang menewaskan Nyoman Budiasa di simpang tiga Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Minggu (29/6). Kecelakaan itu diduga disebabkan karena truk mengalami rem blong. Inset: Foto semasa hidup Nyoman Budiasa
Evakuasi – Petugas dan warga tampak mengevakuasi kecelakaan truk molen yang menewaskan Nyoman Budiasa di simpang tiga Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Minggu (29/6). Kecelakaan itu diduga disebabkan karena truk mengalami rem blong. Inset: Foto semasa hidup Nyoman Budiasa (ISTIMEWA)


Informasi yang dihimpun Tribun Bali, peristiwa kecelakaan tragis itu berlokasi di ruas jalan Singaraja-Kintamani kilometer 13.000, tepatnya di wilayah Banjar Dinas Pasek, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Truk molen Aruna Jaya itu datang dari arah selatan (Kintamani) menuju Utara (Singaraja). Setibanya di wilayah Banjar Dinas Pasek, truk mengalami mengalami rem blong hingga melaju kencang dan menabrak patung Ganesha. 

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi mengungkapkan, pasca menerima laporan peristiwa kecelakaan SPKT Polsek Kubutambahan dipimpin pawas Ipda Gede Sugiana segera mendatangi lokasi.  

Ia juga menyebut peristiwa ini mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor tewas. “Peristiwa itu mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor bernama Nyoman Budiasa meninggal dunia. Yang bersangkutan diketahui merupakan anggota Linmas Kubutamabahan,” ucapnya. 

Perbekel Kubutambahan, Gede Pariadnyana mengungkapkan, sore itu Budiasa sedang mengantar istrinya membeli mie instan di salah satu warung yang ada di ruas jalan Singaraja - Kintamani. Budiasa menunggu di atas motor yang diparkir di barat jalan. Sedangkan istrinya masuk ke warung. 

Tak berselang lama, sebuah truk molen DK 8138 AT dari arah selatan ke utara datang dengan laju kencang. Truk yang mengalami rem blong itu tak bisa dikendalikan, hingga dengan cepat menyapu Budiasa yang sedang menunggu di atas motor. 

“Yang bersangkutan diperkirakan terpental hingga mengenai sesuatu. Sebab ia sampai mengalami luka robek di bagian perut. Dari tempat kejadian diperkirakan dia terpental hingga 10 meter,” ucapnya dikonfirmasi Senin (30/6). 

Tak hanya itu, sepeda motor milik Budiasa pun terseret di bawah truk molen, hingga akhirnya truk berhenti pasca menabrak patung Ganesha di pertigaan jalan. “Istri korban selamat, karena saat peristiwa itu dia sedang di dalam warung,” imbuhnya. 

Budiasa diketahui merupakan ayah dari empat orang anak. Akibat peristiwa kecelakaan itu, Budiasa mengalami luka robek di bagian perut, luka robek pada tangan kanan, luka robek pada paha kaki kanan dan meninggal dunia. “Saat ini jenazah korban sudah di rumah duka. Rencananya tanggal 5 Juli dikubur,” ujar dia. 

Tak hanya itu satu sepeda motor juga hancur akibat terlindas. Sedangkan kondisi sopir dan kernet, Iptu Yohana mengatakan jika keduanya mengalami luka-luka.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved