Kecelakaan di Bangli

TRAUMA Keluarga Korban Tragedi Truk Rem Blong di Bangli, Warga: Suaranya Seperti Ledakan Bom

Kecelakaan yang diakibatkan rem blong di Jalan Raya Kintamani-Bangli kawasan Banjar Bangklet, Desa Kayubihi, Kecamatan/Kabupaten Bangli, Kamis (10/7

|
Istimewa
TKP - Kondisi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca kecelakaan tragis yang terjadi di Jalan Raya Kintamani-Bangli kawasan Banjar Bangklet, Desa Kayubihi, Kecamatan/Kabupaten Bangli, Kamis (10/7) sekitar pukul 08.30 Wita. 

Tukik mengatakan, pagi hari sebelum kejadian, ada warga dari Tabanan yang datang ke banjar, menanyakan rumah Gar. Disebutkan warga tersebut sudah memiliki janji dengan Gar dengan keperluan jual beli mobil. Yakni, mobil Feroza yang dikendarai rencananya akan dijual. 

“Ada paman saya diajak ngobrol sama calon pembeli mobil. Ada di sana sekitar 25 menit. Saat Gar ditelepon, telepon hanya berdering, tapi tak ada yang mengangkat,” ujar Tukik.

Terkait keperluan Gar ke Bangli, Tukik mengatakan akan menjual dacin. Sebab selama ini, Gar dikenal suka membantu orang menjual barang atau sejenis calo.

“Informasinya keluar rumah mau jual dacin.  Orangnya sudah menikah meninggalkan 3 anak. Sudah dimakamkan di kuburan banjar,” ujar Tukik. (*)

 

Berita lainnya di Kecelakaan di Bangli

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved