Berita Buleleng
TUAI KELUHAN! Banyak Siswa SMA di Buleleng Tak Terakomodir Pada SPMB 2025
TUAI KELUHAN! Banyak Siswa SMA di Buleleng Tak Terakomodir Pada SPMB 2025
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK menuai keluhan di masyarakat. Ini lantaran ada siswa yang mendaftar di tiga sekolah, justru sama sekali tidak terakomodir.
Keluhan inipun sampai ke telinga wakil rakyat. Salah satunya Anggota Komisi III DPRD Bali, Kadek Setiawan.
Ia mengaku pasca pengumuman SPMB pada Minggu (13/7/2025) banyak orang tua mengadu padanya.
Baca juga: VIDEO 2 ASN Buleleng Ngamar Viral, Kini Istri Sah Dilaporkan ke Polisi, WA Bantah Lakukan Perzinahan
Aduannya beragam. Mulai dari siswa tercecer hingga tidak mendapat jurusan yang diinginkan.
Padahal Setiawan menyebut seluruh persyaratan sudah dipenuhi.
"Mereka sudah memilih tiga sekolah dan memiliki nilai tinggi. Tapi masih banyak yang tercecer atau tidak terakomodir sama sekali. Mirisnya lagi, ada juga anak- anak yang berprestasi," ucapnya ditemui Senin (14/7/2025).
Baca juga: Operasi Tim SAR KMP Tunu Pratama Jaya Dilanjutkan 7 Hari Kedepan, Ini Alasannya
Setiawan tak memungkiri masalah SPMB ini terjadi setiap tahun. Menurutnya akar permasalahan karena pemerintah kerap gonta-ganti sistem.
Namun menurut politisi PDIP asal Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng ini, sistem saat ini cukup baik dibandingkan periode sebelumnya. Sebab di tahun ini, siswa boleh memilih tiga sekolah. Tentu dengan pilihan lebih banyak, peluang siswa mendapat sekolah lebih besar.
"Namun dari hasil, ternyata masih ada siswa yang tidak terakomodir, walaupun sudah memilih di tiga sekolah," ujarnya.
Setiawan menyebut hingga kini ada ratusan orang tua siswa yang mengeluh kepada dirinya. Namun ia meminta para orang tua murid untuk bersabar satu hingga dua pekan ke depan. Sebab masalah siswa yang tidak terakomodir pasti akan ditindaklanjuti. Sehingga setiap siswa yang belum terakomodir, bisa didistribusikan ke sekolah negeri yang masih kekurangan siswa.
"Kami sebagai wakil rakyat tujuannya mengakomodir agar anak-anak yang tercecer ini mendapat sekolah negeri. Kami pasti akan berkoordinasi dan berkomunikasi bersama stakeholder yang ada di provinsi," tegasnya. (mer)
| Perjuangkan Nasib Warga Pegayaman, Dewan Buleleng: Jangan Sampai Digusur tapi Tak Bisa Bangun Rumah |
|
|---|
| Warga Pegayaman Protes Ganti Untung Shortcut Singaraja-Mengwitani, Nilai Tanah Dinilai Tak Adil |
|
|---|
| Stok Cadangan Beras Buleleng Tersisa 17 Ton, Pengadaan Tambahan Masih Tunggu Arus Kas |
|
|---|
| Stok Cadangan Pangan Buleleng Tersisa 17 Ton, Pengadaan Tambahan Tunggu Arus Kas |
|
|---|
| Siang Bolong, Polisi Gagalkan Transaksi Belasan Paket Sabu-sabu, 1 Pengedar Diamankan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-III-DPRD-Bali-Kadek-Setiawan-Ia-mengaku-pasca-pengumuman-SPMB-96.jpg)