Laptop Chromebook di Bali
28 Sekolah di Gianyar Terima Laptop Chromebook, Ini Kondisinya Sekarang
Pengadaan laptop Chromebook saat ini tengah diselidiki dengan adanya indikasi kasus korupsi.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Kepala SDN 2 Melinggih, Ida Bagus Sutarjana, membenarkan hal tersebut.
Kata dia, ada empat laptop Chromeboox yang saat ini tidak bisa dipakai.
"Sejak setahun lalu, empat laptop Chromeboox kami pensiunkan, hanya disimpan di gudang. Karena oleh teknisi, katanya tidak bisa diperbaiki."
"Ada pula laptop yang lemot, tapi oleh teknisi diperbaiki dengan cara mengambil jeroan laptop Chromeboox yang mati. Tapi tetap lemot juga, tapi tidak mati," ujarnya.
Namun demikian, tidak semua sekolah yang menerima bantuan laptop Chromeboox tersebut, kondisi laptopnya rusak.
Salah satunya di SMP Negeri 3 Payangan, yang berada di wilayah Desa Buahan Kaja.
Pihak sekolah mengungkapkan, dari 19 unit laptop Chromeboox yang diterima, sampai saat ini semuanya masih berfungsi bagus.
"Laptop Chromeboox yang kami terima ada 19 unit. Saat ini masih beroperasi normal," ujar Kepala SMPN Payangan, Gusti Ngurah Deli.
Ngurah Deli berharap Chromeboox yang ada di sekolahnya tidak mengalami masalah seperti di sekolah lainnya. Sebab keberadaan laptop Chromeboox ini sangat diandalkan untuk siswa belajar tentang komputer.
Sebab diketahui, SMP ini berada di pelosok Payangan, dengan anggaran yang dimiliki cukup terbatas, sehingga jika laptop tersebut mengalami kerusakan dan tak bisa diperbaiki, sehingga ditakutkan pihak sekolah tidak memiliki laptop lagi untuk kepentingan belajar-mengajar.
"Laptop Chromeboox ini kita pakai belajar komputer. Keberadaannya sangat membantu, karena wilayah kita di sini agak jauh dari kota," tegasnya. (*)
Berita lainnya di Pengadaan Laptop Chromeboox
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kondisi-Laptop-Chromeboox-di-sekolah-di-Kabupaten-Gianyar-896.jpg)