Berita Bali

Ribuan Ikan Mati, Fraksi Golkar DPRD Bali Minta Dana Stimulus Untuk Nelayan Danau Batur 

Ribuan Ikan Mati, Fraksi Golkar DPRD Bali Minta Dana Stimulus Untuk Nelayan Danau Batur 

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
Fraksi Partai Golkar DPRD Bali soroti ribuan ikan mati di tambak Danau Batur beberapa waktu lalu. Tribun Bali/ Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Fraksi Partai Golkar DPRD Bali soroti ribuan ikan mati di tambak Danau Batur beberapa waktu lalu.

Melalui pandangan umum fraksi Golkar DPRD Bali di Rapat Paripurna ke- 25 Masa Persidangan III DPRD Provinsi Bali pada Senin, 21 Juli 2025, I Wayan Gunawan anggota Fraksi Golkar DPRD Bali sampaikan kejadian berulang tersebut tidak saja merugikan secara material tetapi juga berakibat menurunnya minat masyarakat untuk mengkonsumsi ikan. 

Baca juga: SOSOK GEK DIAH! Jadi Penyelamat Gadis Bangli di Jembatan Tukad Bangkung Saat Ingin Ulah Pati

“Sehubungan dengan hal tersebut kami Fraksi Partai Golkar mendorong Saudara Gubernur untuk melakukan kajian dan sekaligus bantuan dana stimulus kepada nelayan setempat agar kasus kematian ikan di Danau Batur tidak terjadi lagi,” jelas, Gunawan. 

Lebih lanjutnya, Gunawan memaparkan hal tersebut pada jumpa pers dengan media di Ruangan Fraksi Golkar, Gedung DPRD Bali.

Menurutnya, air di Danau Batur sudah terlihat keruh. Padahal di masa lalu Danau Batur merupakan sumber air untuk Bali. Karena terdapat terusan atau lubang di Danau Batur yang mengairi seluruh Bali. Sehingga dengan demikian masyarakat dapat mengembangkan keramba-keramba. 

Baca juga: TAK PEDULI TERIAKAN Penolakan Warga, Gubernur Koster Tunjuk Taring di Pantai Bingin Bali


“Persoalan sekarang kematian ikan berlanjut terus dan ditengarai belerang yang sampai sekarang ini. Kita ingin ada kajian dari eksekutif sesuai dengan kapasitas dan perpanjangan tangan pemerintah pusat. Daerah harus mengambil inisiatif kami sarankan lakukan kajian lah. Selalu ada kejadian begitu,” imbuhnya. 

 


Ia juga memperingati agar kejadian ribuan ikan mati karena belerang ini jangan sampai ada efek dominonya, terlebih belerang merupakan faktor utama untuk membuat gunung merapi dapat meletus. Disisi lain ungkapnya, peminat ikan volumenya menurun warung-warung sulit mendapatkan ikan membuat kecenderungan makan ikan juga menurun karena takut terpapar belerang. 

 


“Makanya kami inginkan ada stimulus terkait kondisi di Danau Batur,” tutupnya. 

 


Sebelumnya, ribuan ikan dalam tambak diseputaran Danau Batur mati usai terjadi semburan belerang. Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Putu Sumardiana mengatakan jumlah kerugian pemilik tambak masih didata hingga saat ini. Kejadian ribuan ikan mati ini diakui Dinas Kelautan terjadi hampir sekali dalam setahun. Sumardiana juga mengatakan akan membahas hal tersebut dengan Dinas terkait dalam waktu yang dekat ini. 

 


“Ada ikan nila, ikan liar ikan yang tidak dibudidayakan. Dalam waktu dekat saya akan rapat dengan Dinas Perikanan Bangli dan instansi terkait,” jelas, Sumardiana. 

 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved