Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Politik di Bali

BEDOL DESA! Eks Kader PDIP Hingga Golkar Ramai-ramai Jadi Petinggi PSI di Bali, Simak Alasannya!

Kini DPW PSI Bali berada di bawah komando I Wayan Suyasa yang merupakan mantan Ketua DPD II Golkar Badung.

Tribun Bali/ISTIMEWA/IG PSI.ID
KAMPANYE - Wayan Suyasa saat kampanye pada Pilkada Badung 2024 lalu yang dihadiri Ketum PSI Kaesang Pangarep di Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. 

TRIBUN-BALI.COM - Susunan kepengurusan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) baru di Bali telah terbentuk dan akan segera dilantik pada Sabtu (24/1).

Kini DPW PSI Bali berada di bawah komando I Wayan Suyasa yang merupakan mantan Ketua DPD II Golkar Badung.

Selain Suyasa, beberapa tokoh eks PDI Perjuangan (PDIP) dan juga Golkar turut meramaikan kepengurusan di Bali.

Ada Komang Suarsana yang sebelumnya merupakan kader Golkar dan sempat menjadi Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Bangli menggantikan I Gusti Made Winuntara yang meninggal dunia. Di PSI, Komang Suarsana dipercaya menjadi bendahara DPW PSI Bali.

Kemudian ada juga I Ketut Badra yang dipercaya sebagai Ketua PSI Karangasem yang merupakan eks kader Golkar.

Baca juga: TRUK Hantam Espass Parkir hingga Ringsek di Munduk Usai Alami Rem Blong 

Baca juga: MENDIANG Ray Yusha Digantikan Dyah Setuti, Pelantikan PAW Anggota DPRD Bali Digelar Akhir Bulan Ini

Badra pernah dua periode duduk di kursi DPRD Karangasem sejak 2014 - 2029 dan sempat menjadi Ketua Fraksi Golkar DPRD Karangasem. Di Klungkung, Bendahara PSI, I Wayan Mardana juga merupakan eks politisi Golkar.

Selain itu, ada juga eks tokoh PDIP yang bergabung dengan PSI. Ada nama I Made Edi Wirawan, yang juga mantan Wakil Bupati Tabanan ini yang dipercaya memimpin PSI Tabanan.

Kemudian, Ketua PSI Badung, I Putu Alit Yandinata juga merupakan mantan kader PDIP dan sempat mencalonkan diri menjadi Wakil Bupati Badung pada Pilkada 2024.

Di Klungkung, kader senior PDIP, Anak Agung Gde Bagus yang pernah jadi Ketua DPC PDIP Klungkung dan Ketua DPRD Klungkung 2004 - 2009 juga berlabuh ke PSI. Terkait bergabungnya tokoh PDIP hingga Golkar di PSI tersebut, Ketua DPW PSI Bali, I Wayan Suyasa menyebutkan jika PSI merupakan partai terbuka.

“Dari dulu identik dengan partainya anak muda, Gen Z. Kita kolaborasikan dengan tokoh-tokoh karena Bali itu kan beda. Ketokohan dan figur identik, kita kolaborasi dengan adanya kader dari partai-partai yang lain,” paparnya.

Ia pun menyebut jika PSI membuka peluang bagi tokoh dan figur muda untuk bergabung dengan PSI. Sementara itu, dengan keterlibatan Joko Widodo di Dewan Pembina, ia pun optimistis di tahun 2029, PSI akan masuk parlemen.

“Di Bali, figur Pak Jokowi juga masih diterima dan tokoh-tokoh di kabupaten kota juga bagus. Saya kira akan mampu bersaing secara sehat di perpolitikan di Bali. Target kami empat besar,” paparnya. 

Sekarang ini, total kader PSI Bali di legislatif berjumlah lima orang yang tersebar 1 di DPRD Provinsi Bali, 3 DPRD Kota Denpasar dan 1 di DPRD Kabupaten Klungkung.  

Suyasa yang sempat maju sebagai calon Bupati Badung pada Pilkada 2024 ini ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Bali.

Dirinya menggantikan ketua sebelumnya, I Nengah Yasa Adi Susanto yang mengundurkan diri. Pelantikan pengurus ini direncanakan akan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep pada 24 Januari 2026 mendatang pukul 16.00 Wita. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Tags
PSI
Bali
PDI
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved