Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Tertinggi di Bali, Disdik Tracing 28.201 Anak Putus Sekolah, di Buleleng Capai 8.125 Anak

Untuk di Bali, Wesnawa diungkapkan, penyebab anak mengalami putus sekolah sebab memprioritaskan mencari pekerjaan.

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Bali/Dwi S
ilustrasi sekolah sma 

Wesnawa menjelaskan empat penyebab anak putus sekolah di Bali

Adalah membantu orang tua mencari pekerjaan, akses pendidikan yang jauh, malas bersekolah, dan keinginan anak. 

“Sebenarnya Pemprov Bali sudah memiliki kebijakan untuk mengeksekusi. Yang paling simpel kalau anak lebih mengoptimalkan mencari kerja dapat digunakan pola kejar paket,” kata dia.

Pemprov Bali khususnya Disdikpora Bali telah mengundang Bapeda se-Bali, Dukcapil se-Bali, Dinas sosial se-Bali dan Disdik kabupaten/kota se-Bali untuk diberikan arahan mengenai anak putus sekolah

“Langkah-langkah strategisnya, kita sama-sama mengeksekusi, karena itu di lintas kabupaten/kota yang putus sekolah, tidak hanya kewenangan provinsi, dilihat by name by address,” imbuhnya.

Sebenarnya strategi untuk mengurangi anak putus sekolah adalah dengan strategi implementasi penduduk yang melakukan transmigrasi. 

Sebab kebanyakan saat dilakukan tracing banyak warga yang sudah pindah kost atau rumah.

“Jadi tidak menetap di sana, karena sistemnya NIK dipadupadankan otomatis, tercatat kemudian ada lagi sudah pindah keluar Bali tapi masih tercatat, itu persoalan lagi itu. Tapi ini tidak menghentikan semangat kita karena data ini mencerminkan seperti apa kualitas pelayanan urusan pendidikan terhadap masyarakat luas,” terangnya.

Gubernur Bali Wayan Koster telah menugaskan Disdikpora Bali serta Kabupaten/Kota untuk melakukan tracing pada data 28.201 anak putus sekolah

“Sudah di jalan semua teman-teman kabupaten/kota langsung nge-tracing. Masalahnya real time-nya tidak berdomisili di sana. Kalau yang domisili di sana sudah kita cari juga. Kita berikan pengaraman pendekatan secara kekeluargaan,” bebernya.

Jika nanti ditemukan anak putus sekolah tersebut, maka akan diberikan beasiswa. Program Pemprov Bali beragam seperti reward untuk anak-anak yang mau melanjutkan sekolah. 

“Program Provinsi Bali luar biasa, macam-macam. Apalagi kabupaten/kota sudah mengeluarkan program itu. Jadi kesepakatan kita dengan kabupaten/kota dengan kejar paket itu sambil dia sekolah sambil bekerja. Program Satu KK Satu Sarjana harapannya begitu juga bersinergi semua satu kesatuan utuh,” pungkasnya. (sar)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved