Bisnis
WASPADA! Rupiah di Level Terlemah, Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp17.300 Per Dolar AS
Dari sisi penyebab, Syafruddin menilai konflik di Selat Hormuz menjadi salah satu faktor utama yang menekan rupiah.
Editor:
Anak Agung Seri Kusniarti
KONTAN/CHEPPY A. MUCHLIS
UANG PECAHAN – Pegawai bank memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar AS.
Ia menyebut, arah rupiah ke depan sangat bergantung pada tiga faktor utama, yakni pergerakan dolar AS, perkembangan konflik energi global, serta kredibilitas respons kebijakan domestik.
Selama ketiga faktor itu belum membaik, tekanan masih akan bertahan. Risiko pelemahan lanjutan tetap terbuka jika sentimen memburuk.
“Karena itu, fokus utama bukan menebak angka terburuk, melainkan mencegah agar depresiasi tidak berubah menjadi krisis kepercayaan,” tandasnya. (kontan)
Berita Terkait: #Bisnis
| BONGKAR Modus Beras Premium Abal-abal Harga Mahal, Total Kerugian Capai Rp 10 Triliun |
|
|---|
| WADUH, Biaya Produksi Otomotif Naik, Terdampak Nilai Tukar Rupiah |
|
|---|
| Siasat Amankan Rantai Distribusi Nasional di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global |
|
|---|
| Dirut Utama BSI Beri Bibit Pohon Anthurium Kepada Nasabah di Bali, Ini Pesan yang Disampaikannya! |
|
|---|
| KHAWATIR Pelanggan Kabur, Pedagang Pilih Untung Tipis Usai Harga Plastik Naik! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/rupiah-dolar-wsvg.jpg)