Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pendidikan

SISWA Belajar di Kelas Darurat, Tahun Ini SDN 4 Sembiran Digelontor Pembangunan Senilai Rp1 M Lebih

Proses pengerjaan ditargetkan selesai Desember 2025. Walaupun saat ini memasuki musim penghujan, proses pembelajaran diakui tidak ada hambatan. 

Tayang:
Istimewa
KELAS DARURAT - Siswa SDN 4 Sembiran, Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng saat melakukan pembelajaran di kelas darurat. Pembelajaran di kelas darurat karena sebagian besar bangunan kelas sedang diperbaiki.  

TRIBUN-BALI.COM - Sejak beberapa bulan terakhir, puluhan siswa di SD Negeri 4 Sembiran belajar di kelas darurat. Ruang kelas ini berdinding triplek dan beratap seng. Walau demikian siswa tetap semangat mengikuti pelajaran. 

Proses belajar di kelas darurat dikarenakan sekolah yang berlokasi di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng ini sedang dalam tahap perbaikan. Yang mana kegiatan ini menyasar enam ruang kelas

Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Surya Bharata mengungkapkan, untuk tahun 2025 ini sekolah yang berlokasi di perbatasan Desa Sembiran dan Desa Satra, Kecamatan Kintamani, Bangli ini mendapat kegiatan revitalisasi. Di mana total anggarannya senilai Rp1 miliar lebih. 

Baca juga: KREDIT Nganggur Capai Rp2.450 Triliun, Undisbursed Loan Masih Menggunung hingga Akhir Tahun

Baca juga: VIRAL Kekerasan Sekelompok Orang Menyerang di Legian, 8 Pelaku Penganiayaan Digiring ke Polsek Kuta!

"Anggaran tersebut untuk berbagai kegiatan. Mulai dari rehabilitasi enam ruang kelas, pembangunan satu ruang UKS, pembangunan toilet, pengadaan meublair," sebutnya, Rabu (10/12). 

Karena seluruh kelas saat ini sedang dalam proses rehabilitasi, maka 93 siswa dibuatkan ruang kelas darurat. Ada tiga ruang kelas darurat, dengan proses pembelajaran dilakukan secara double shift. "Bangunan ruang kelas darurat ini beratap seng dan berdinding triplek," ungkapnya. 

Proses pengerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2025. Walaupun saat ini memasuki musim penghujan, proses pembelajaran diakui tidak ada hambatan. 

Hanya saja untuk proses pengerjaan proyek tak dipungkiri ada sedikit kendala. Mengingat lokasi sekolah ini ada di daerah puncak. "Informasi dari rekanan sempat ada kendala, karena membutuhkan banyak suplai material. Walau demikian saat ini seluruh material sudah on site semua," ucapnya. 

Hingga Desember, seluruh progres kegiatan fisik sudah diatas 70 persen. Dalam kunjungan Bupati pada Senin (8/12) lalu, pihak rekanan diminta agar mengebut pekerjaan. "Saran dari pak bupati rekanan diminta menambah tenaga, agar pekerjaan tuntas tepat waktu," jelasnya. 

Kendati kegiatan fisik di SDN 4 Sembiran menyasar sebagian besar bangunan, Gus Surya mengatakan sekolah tersebut masih membutuhkan sarana prasarana lain. "Pihak sekolah berharap ada pembangunan laboratorium TIK," tandasnya. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved