Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tahun Baru di Bali

TAK Ada Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru di Buleleng, Sebagai Simpati & Empati Korban di Sumatera!

Selain itu, bupati juga menjadwalkan makan nasi jinggo bersama dengan masyarakat, sebagai wujud kedekatan pemerintah dengan masyarakat.

Istimewa
Peninjauan - Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra saat melakukan peninjauan di gereja dan Pos Pengamanan Nataru, Kamis (25/12/2025).  

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Malam pergantian tahun di Kabupaten Buleleng, tidak akan dimeriahkan dengan pesta kembang api. Sebagai gantinya, masyarakat akan dihibur dengan pagelaran seni budaya.

Perayaan malam Tahun Baru 2026, rencananya akan dipusatkan di Pelabuhan Buleleng. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengungkapkan, ada imbauan agar tahun baru ini tidak dirayakan dengan pesta kembang api. Hal ini sebagai bentuk solidaritas atas peristiwa bencana yang terjadi di Sumatera. 

"Sebagai gantinya, perayaan tahun baru digelar pementasan seni budaya. Kami akan menampilkan seni budaya khas Buleleng, agar tidak ada kegiatan yang kurang berarti," ucapnya.

Baca juga: TPA Suwung Tutup, Bangli Resah Atas Isu Pengalihan Sampah dari Denpasar, Sebut Belum Ada Kesepakatan

Baca juga: BATALKAN Permohonan Paspor 13 Calon PMI, Terindikasi Berangkat Ilegal ke Luar Negeri!

 

Berdaskan jadwal yang diterima Tribun-Bali.com, hiburan yang telah disiapkan meliputi bondres rare kual, Gong Mebarung (Sanggar Langgen Kertu Budaya Lokapaksa vs Sanggar Suara Mustika Banyuning). Selain itu adapula penampilan seni modern berupa band lokal Sendari Band (Band Lokal) dan Motifora.

Selain itu, bupati juga menjadwalkan makan nasi jinggo bersama dengan masyarakat, sebagai wujud kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Rencananya ada 4.000 bungkus nasi yang disiapkan. 

"4.000 ini sebagian akan dibagikan dibagi ke pelabuhan dan sebagain lainnya dibawa keliling untuk dibagikan pada masyarakat. Seluruhnya disediakan oleh pihak sponsor," imbuhnya. 

Serangkaian dengan hari raya Natal, bupati bersama Forkopimda melaksanakan pemantauan langsung kegiatan ke sejumlah gereja di Kota Singaraja. Setelahnya Bupati meninjau Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) terpadu di depan Taman Kota Singaraja.

Dikatakan dia, seluruh titik keramaian telah terpantau. Pos yang diinisiasi Kapolres Buleleng ini juga telah terintegrasi dengan CCTV dan terkoneksi dengan Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG). Hal itu memudahkan koordinasi dan mitigasi jika terjadi gangguan.

"Astungkara, semua berjalan lancar. Harapannya, upaya-upaya yang sudah kita lakukan di 2025 ini bisa lebih disempurnakan lagi di tahun 2026," jelasnya. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved