Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Masuk Prioritas, Pemkab Buleleng Pastikan Perbaikan SMPN 3 Busungbiu Segera Dikerjakan

Masuk Prioritas, Pemkab Buleleng Pastikan Perbaikan SMPN 3 Busungbiu Segera Dikerjakan

Tribun Bali/ Muhammad Fredey Mercury
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra 

 


TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pemantauan dampak bencana banjir di wilayah Kecamatan Busungbiu terus dilakukan. Setelah sebelumnya memantau jalan jebol, Pemkab Buleleng kemudian melakukan pemantauan kerusakan SMP Negeri 3 Busungbiu pada Sabtu (17/1/2026). 

Dari hasil pantauan, sekolah yang berlokasi di Desa Sepang Kaja ini mengalami kerusakan pada area halaman sekolah hingga bagian pondasi bangunan akibat tergerus air. Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyebut kondisi ini membahayakan keselamatan warga sekolah. Karenanya Pemkab Buleleng akan segera melakukan penanganan. 

"Kerusakannya cukup parah, sampai pondasi bangunan terlihat dan halaman sekolah terdampak banjir. Ini memerlukan penanganan segera karena sangat membahayakan," ucapnya, Minggu (18/1/2026)

Baca juga: Kecelakaan Adu Jangkrik, Ibu Terjepit, Sang Balita Meninggal di TKP

Perbaikan di SMPN 3 Busungbiu merupakan prioritas. Sebab sekolah ini berada di dekat aliran sungai dan posisinya lebih rendah dari jalan raya. Oleh sebab itu Perbaikan akan dipercepat karena menyangkut keselamatan dan keberlangsungan pendidikan. "Kalau ini tidak segera ditangani, resikonya besar. Khususnya bagi anak-anak didik di SMP Negeri 3 Busungbiu," imbuhnya. 


Mengenai kerusakan infrastruktur jalan penghubung Desa Titab menuju Desa Pucaksari, Pemkab Buleleng telah melakukan mitigasi awal. Penanganan darurat dilakukan dengan pemasangan bronjong dan penguatan struktur.


"Untuk jalan raya yang jebol, sekarang kita perkuat dulu dengan bronjong. Dananya kami siapkan dari APBD melalui Belanja Tidak Terduga (BTT), supaya cepat dan tidak menunggu lama," jelasnya.


Selain meninjau SMPN 3 Busungbiu, Sutjidra juga meninjau kondisi jembatan penghubung Desa Bongancina dengan Desa Dapdap Putih. Di mana jembatan tersebut putus akibat dampak banjir pada Kamis (15/1/2026). (mer)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved